Manajemen Persegres Gresik United Tak Niat Bayar Tunggakan Gaji

JawaPos.com– Manajemen Persegres Gresik United sepertinya tak ada niatan membayar tunggakan gaji pemainnya. Sudah masuk ke meja hijau, manajemen Persegres malah konsisten mangkir.

Terakhir, mereka tak hadir dalam sidang kedua di Pengadilan Hubungan Industrial Gresik, Selasa (20/8).

Kondisi itu hampir sama dengan sidang pertama (12/8). Saat itu, pihak pemain bersama Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) sudah menunggu selama empat jam. Tapi, manajemen Persegres tidak hadir. Sidang ketiga rencananya akan digelar pada Selasa (27/8).

Jika mangkir lagi, pihak APPI sama sekali tidak khawatir. “Karena agenda sidang ketiga adalah menunjukan bukti kepada hakim,” kata kuasa hukum APPI Aprianto Hutomo kepada Jawa Pos.



Nantinya, beberapa pemain Persegres akan dihadirkan. Mereka akan menunjukan seluruh bukti kontrak dengan Persegres. Sementara gaji yang dibayar belum sesuai dengan kontrak. Total, ada 22 pemain yang gajinya tertunggak pada Liga 1 musim 2017. Jumlah uang yang harus dibayarkan oleh manejemen Persegres adalah Rp 458 juta.

Menurut Aprianto, pembacaan bukti akan tetap dilanjutkan meski pihak terlapor tidak hadir. Bukti itu akan jadi pertimbangan bagi hakim untuk memberi keputusan. “Bisa saja ada keputusan verstek, yakni memberi keputusan tanpa kehadiran terguat, dalam hal ini manajemen Persegres,” tambah Aprianto. Meski begitu, dia menilai keputrusan itu belum akan diberikan pada sidang ketiga. “Mungkin pada sidang selanjutnya,” imbuh dia.

Parahnya, bukan hanya gaji musim 2017 yang tertunggak. Gaji pemain saat Persegres berlaga di Liga 2 musim lalu juga belum beres. Mantan gelandang Persegres David Faristian tak menampik hal itu. Tapi, dia ingin fokus menuntaskan gaji musim 2017 dulu. Setelah itu, baru musim 2018. “Dulu sempat dijanjikan akan dibayar, tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut,” tegasnya.

Untuk musim 2017, gaji David yang belum dibayarkan adalah Rp 49 juta. Itu adalah tunggakan gajinya selama dua bulan. “Menurut saya jumlah itu sangat besar. Kebutuhan untuk keluarga terus jalan, tapi pemasukan tidak ada. Saya harap bisa segera dilunasi,” harap pemain asli Gresik itu.