Mampir Yuk! Ke Masjid Hagia Sophia Versi Karangploso

KARANGPLOSO – Siapa yang tak kenal dengan bangunan bersejarah bernama Hagia Sophia di Istanbul, Turki. Bangunan besar nan megah yang ada Turki tersebut ternyata punya tiruannya di Kabupaten Malang. Masjid yang dari luar berwarna coklat muda dan bata kemerahan layaknya bangunan-bangunan timur tengah ini adalah Masjid Agung Al Hidayah yang ada di sebuah daerah di Karangploso, Kabupaten Malang.

Walau tidak sebesar Hagia Sophia, namun Masjid yang berada di Jalan Karangan, Desa Donowarih, Kecamatan Karangploso ini memiliki corak dan ciri khas Turki maupun Romawi dari luar maupun dalam. Walau pemandangan di dalam tentunya lebih menyuguhkan keunikan tersendiri.

Masjid yang terdiri dari dua lantai yang mampu menampung hingga 1000 lebih jamaah ini memang nampak tak berbeda dengan masjid-masjid kebanyakan dari luar, hanya ornamen-ornamen khas Turki di sana memberikan keunikan tersendiri.

Dari segi interior, saat radarmalang.id menengok ke dalam, suasana kemewahan dan kemegahan desain khas timur tengah sungguh terasa disana. Gabungan warna keramik dan marmer beraksen coklat, dominasi biru, putih maupun hitam hingga abu-abu nampak indah menyatu menjadi satu warna tersendiri. Ditambah adanya sedikit sentuhan kayu di beberapa titik warnanya nampak berpadu menyatu menjadi indah layaknya Hagia Sophia yang berada di Turki.

Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Hidayah, Gus Muklas memang mengakui jika desain interior Masjid tersebut banyak mendapat inspirasi dari desain Masjid yang ada di Turki. ”Untuk hiasan-hiasan ataupun ornamen di dalam ini memang sengaja banyak mengambil model masjid Turki Usmani,” ujarnya.



Kubah bagian dalam nampak indah dengan balutan cat dan ornamen yang dihiasi warna warna cerah nan mencolok. Keramik plus marmer digunakan untuk menghiasi pilar-pilar masjid tersebut.

Dimulai dibangun sejak tahun 2010, diakui Muklas pembangunan bagian ornamen memang paling banyak menyita waktu. “Masjid ini luas lahannya 1.000 meter persegi, jadi memakan waktu lama dibangunnya. Tapi yang paling banyak menyita waktu saat memasang ornamen,” tambahnya.

Proses membuat ornamen juga tidak sembarangan. Menggunakan cetakan khusus agar membentuk motif yang indah dipandang. “Setelah selesai juga langsung dihancurkan agar tidak digunakan di tempat lain,” sambung pria yang akrab disapa Gus Muklas ini.

Hagia Sophia sendiri spesial karena bangunan bersejarah ini awalnya adalah sebuah gereja yang didirikan pada 360 Masehi silam, yang kemudian berubah fungsi menjadi Masjid. Kini, Hagia Sophia dikenal sebagai bangunan museum yang kerap jadi bucketlist kunjungan wisatawan ke Turki karena keindahan dan sejarah di baliknya.

Pewarta: Elfran Vido
Foto: Darmono
Penyunting: Fia