Malas Cuci Tangan Pakai Sabun, Siap-Siap Kena Diare dan Hepatitis

Sosialisasi cuci tangan pakai sabun di Puskesmas Arjowinangun

KOTA MALANG – Penerapan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) merupakan salah satu upaya pencegahan dari terserangnya Diare dan Hepatitis. Jika CPTS diterapkan secara teratur maka potensi terserang diare dan hepatitis bisa ditekan hingga mencapai 80 persen.

“CTPS sering disepelekan. Padahal penyebab utama diare dan hepatitis memang kurangnya penerapan CTPS sedangkan bakteri penyakit diare dan hepatitis mudah menyebar melalui tangan,” ungkap Kepala Puskesmas Arjowinangun Camelia Finda kepada radarmalang.id pasca sosialisasi CTPS pada warga Arjowinangun.

Ia menambahkan terlebih pada musim peralihan merupakan tumbuh kembang terbaik untuk virus hepatitis dan bakteri shigela.

Bakteri shigela merupakan bakteri yang menjadi salah satu pemicu utama terjadinya diare bahkan disentri. Bakteri yang memang bertempat pada lingkungan berdebu tersebut termasuk bakteri yang tahan oleh air sehingga dengan mencuci tangan tanpa sabun akan tetap membuat bakteri shigela bertahan pada tangan.

“Begitu pula dengan virus hepatitis juga memiliki sifat yang hampir sama dengan virus shigela. Bedanya virus hepatitis menyerang langsung ke fungsi hati,” ungkap Finda. Oleh sebab itu mencuci dengan menggunakan sabun mampu membuat bakteri dan virus hilang karena kebanyakan dari kandungan sabun adalah stearyl heptanoate.

“Dan sifat dari stearyl heptanoate itu adalah membersihkan. Jadi memang sangat penting menerapkan CPTS. Tentu kita tidak mau terkena penyakit yang asalnya dari tangan kita,” tukasnya.

Pewarta : Choirul Anwar
Penyunting: Kholid Amrullah
Foto : Choirul Anwar