22.8 C
Malang
Senin, April 8, 2024

Dr Anas Resmi Kantongi Izin Kuasa Hukum Bidang Perpajakan

MALANG KOTA – Konsultan hukum asal Kota Malang, Dr Anas Firman Adi MKPd CMe CCA CCD CIRP CMLC CTAP kini resmi menjadi kuasa hukum pengadilan pajak.

Ketetapan itu berdasarkan keputusan Ketua Pengadilan Pajak Republik Indonesia Nomor KEP-631/PP/IKH/2023 tentang izin kuasa hukum bidang perpajakan.

Menurut Anas, izin sebagai kuasa hukum bidang perpajakan itu dikeluarkan oleh Pengadilan Pajak RI pada 15 Mei lalu.

Artinya, selain sebagai konsultan hukum, dirinya memiliki kekhususan menangani masalah-masalah yang berkaitan dengan sengketa pajak.

Karena untuk menjadi kuasa hukum pajak, berdasarkan Pasal 34 ayat (2) Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2002 tentang Pengadilan Pajak, syarat utama kuasa hukum pajak mempunyai pengetahuan yang luas dan keahlian tentang peraturan perundang-undangan perpajakan.

Baca Juga:  Buron DKI Kasus Penyimpangan Pajak Ditangkap di Malang

Secara langsung, pria yang juga atlet menembak dan Ketua Umum PERBAKIN Kota Malang tersebut bisa mendampingi ataupun mewakili para wajib pajak sebagai pihak yang bersengketa di pengadilan pajak.

“Dengan surat keputusan itu, maka tugas saya bertambah. Jika sebelumnya berkaitan dengan masalah hukum hubungan industrial, maka sekarang menjadi lebih khusus lagi,” kata dia.

“Intinya membantu wajib pajak untuk menjalankan hak dan kewajiban perpajakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” sambung dia.

Sebenarnya, kata Anas, persoalan hukum perpajakan bukan hal baru baginya. Karena dia sudah cukup lama tergabung dalam Perkumpulan Pengacara Pajak dan Kuasa Hukum Pengadilan Pajak Indonesia (PKPPI).

Mediator hukum ini juga menjadi anggota Perancang dan Ahli Hukum Kontrak Indonesia (PAHKI) serta anggota Perkumpulan Konsultan Hukum dan Pengacara Pertambangan Indonesia (PERKHAPPI). Satu lagi, Anas juga aktif dalam organisasi Mediator Masyarakat Indonesia (MMI).

Baca Juga:  70 Pelanggar Lalin Terekam Mobil Incar Polresta, Mungkin Anda Salah Satunya?

Pria lulusan Program Doktor Universitas Brawijaya ini selain fokus dalam bidang hukum dengan seabrek kompetensi keahlian,, sejak 2020 lalu, dia tercatat sebagai Ketua Umum PERBAKIN Kota Malang hingga sekarang.

Kemampuannya dibidang tembak menembak cukup teruji dengan beberapa kali memenangkan kejuaraan menembak. Selain memegang sertifikat pelatih tembak sasaran, Anas juga telah lulus sertifikasi tembak reaksi dan sertifikasi tembak berburu. (Jprm3/nen)

MALANG KOTA – Konsultan hukum asal Kota Malang, Dr Anas Firman Adi MKPd CMe CCA CCD CIRP CMLC CTAP kini resmi menjadi kuasa hukum pengadilan pajak.

Ketetapan itu berdasarkan keputusan Ketua Pengadilan Pajak Republik Indonesia Nomor KEP-631/PP/IKH/2023 tentang izin kuasa hukum bidang perpajakan.

Menurut Anas, izin sebagai kuasa hukum bidang perpajakan itu dikeluarkan oleh Pengadilan Pajak RI pada 15 Mei lalu.

Artinya, selain sebagai konsultan hukum, dirinya memiliki kekhususan menangani masalah-masalah yang berkaitan dengan sengketa pajak.

Karena untuk menjadi kuasa hukum pajak, berdasarkan Pasal 34 ayat (2) Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2002 tentang Pengadilan Pajak, syarat utama kuasa hukum pajak mempunyai pengetahuan yang luas dan keahlian tentang peraturan perundang-undangan perpajakan.

Baca Juga:  Segera, Ascent Premiere Launching Tiga Tipe Kamar Baru dan Gym untuk Umum

Secara langsung, pria yang juga atlet menembak dan Ketua Umum PERBAKIN Kota Malang tersebut bisa mendampingi ataupun mewakili para wajib pajak sebagai pihak yang bersengketa di pengadilan pajak.

“Dengan surat keputusan itu, maka tugas saya bertambah. Jika sebelumnya berkaitan dengan masalah hukum hubungan industrial, maka sekarang menjadi lebih khusus lagi,” kata dia.

“Intinya membantu wajib pajak untuk menjalankan hak dan kewajiban perpajakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” sambung dia.

Sebenarnya, kata Anas, persoalan hukum perpajakan bukan hal baru baginya. Karena dia sudah cukup lama tergabung dalam Perkumpulan Pengacara Pajak dan Kuasa Hukum Pengadilan Pajak Indonesia (PKPPI).

Mediator hukum ini juga menjadi anggota Perancang dan Ahli Hukum Kontrak Indonesia (PAHKI) serta anggota Perkumpulan Konsultan Hukum dan Pengacara Pertambangan Indonesia (PERKHAPPI). Satu lagi, Anas juga aktif dalam organisasi Mediator Masyarakat Indonesia (MMI).

Baca Juga:  Kasus Positif Covid Melonjak Jelang Nataru, Ini Langkah Pemkot Malang

Pria lulusan Program Doktor Universitas Brawijaya ini selain fokus dalam bidang hukum dengan seabrek kompetensi keahlian,, sejak 2020 lalu, dia tercatat sebagai Ketua Umum PERBAKIN Kota Malang hingga sekarang.

Kemampuannya dibidang tembak menembak cukup teruji dengan beberapa kali memenangkan kejuaraan menembak. Selain memegang sertifikat pelatih tembak sasaran, Anas juga telah lulus sertifikasi tembak reaksi dan sertifikasi tembak berburu. (Jprm3/nen)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/