30.9 C
Malang
Sabtu, April 6, 2024

Penuh! RS Rujukan Covid-19 Tutup Pintu Untuk Pasien Baru

MALANG KOTA – Terhitung pada Kamis (26/11), kasus terkonfirmasi positif COVID-19 bertambah 9 kasus dari Kota Malang. Kondisi ini dibarengi dengan tiga rumah sakit (RS) rujukan untuk pasien terpapar virus Corona di kota Malang penuh sehingga terpaksa menutup pintu untuk penambahan pasien Covid-19.

Salah satunya adalah RS UMM yang terletak di daerah Landungsari.

“Sudah sejak Rabu kemarin, kurang lebih ada 45 orang yang kami rawat, ” ujar  dr Viva Maiga Mahliafa Noor MMRS, Humas RS UMM.

Bahkan, jumlah ini sebenarnya lebih dari kapasitas ideal. “Sebenarnya kapasitas kami harusnya 30 tempat untuk perawatan covid , tapi kami mencoba berusaha supaya masih bisa menampung. Kami berusaha berbagai cara supaya mereka masih bisa terlayani,” terangnya.

Baca Juga:  Gagal Beraksi, Maling Burung Nyaris Dihajar Warga

Karena penuhnya pelayanan untuk Covid-19, akhirnya pihak Rumah sakit terpaksa menutup layanan dan menyarankan rumah sakit rujukan lain.

“Untuk perawatan covid kami memang penuh, jadi mohon maaf kami tutup sementara untukk waktu yang tidak bisa kami tentukan. Nanti ke depan akan kami informasikan kembali. Tapi untuk layanan non covid kami masih buka kok, ” tandasnya.

Menurut berbagai himpunan informasi wartawan Radar Malang, ada dua rumah sakit lainnya yang juga dikabarkan penuh. Yaitu RS UB dan RS Hermina. Namun hingga kini pihak rumah sakit belum memberikan konfirmasi.

pewarta Errica Vannie

MALANG KOTA – Terhitung pada Kamis (26/11), kasus terkonfirmasi positif COVID-19 bertambah 9 kasus dari Kota Malang. Kondisi ini dibarengi dengan tiga rumah sakit (RS) rujukan untuk pasien terpapar virus Corona di kota Malang penuh sehingga terpaksa menutup pintu untuk penambahan pasien Covid-19.

Salah satunya adalah RS UMM yang terletak di daerah Landungsari.

“Sudah sejak Rabu kemarin, kurang lebih ada 45 orang yang kami rawat, ” ujar  dr Viva Maiga Mahliafa Noor MMRS, Humas RS UMM.

Bahkan, jumlah ini sebenarnya lebih dari kapasitas ideal. “Sebenarnya kapasitas kami harusnya 30 tempat untuk perawatan covid , tapi kami mencoba berusaha supaya masih bisa menampung. Kami berusaha berbagai cara supaya mereka masih bisa terlayani,” terangnya.

Baca Juga:  Bus Damri Jurusan Balekambang Pindah Titik Penjemputan

Karena penuhnya pelayanan untuk Covid-19, akhirnya pihak Rumah sakit terpaksa menutup layanan dan menyarankan rumah sakit rujukan lain.

“Untuk perawatan covid kami memang penuh, jadi mohon maaf kami tutup sementara untukk waktu yang tidak bisa kami tentukan. Nanti ke depan akan kami informasikan kembali. Tapi untuk layanan non covid kami masih buka kok, ” tandasnya.

Menurut berbagai himpunan informasi wartawan Radar Malang, ada dua rumah sakit lainnya yang juga dikabarkan penuh. Yaitu RS UB dan RS Hermina. Namun hingga kini pihak rumah sakit belum memberikan konfirmasi.

pewarta Errica Vannie

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/