22.8 C
Malang
Senin, April 8, 2024

Bahayakan Pengguna Jalan, DLH Pangkas Dahan Pohon Jalan Bandung

MALANG KOTA – Memasuki musim penghujan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang terus menggencarkan pemangkasan dahan dan ranting pohon. Seperti yang dilakukan sejumlah petugas di jalan Bandung, hari ini (19/12). Pemotongan dahan dan ranting sebagai langkah pencegahan agar tidak membahayakan pengguna jalan saat hujan dibarengi angin kecang.

Arifin, petugas DLH Kota Malang menyebut ada lima pohon yang harus dikurangi dahan dan rantingnya di Jalan Bandung, Kota Malang. ”Lima pohon ini harus dipotong dahannya karena bisa membahayakan pengguna jalan,” kata pria yang sudah delapan tahun bekerja di DLH Kota Malang ini.

Menurutnya, sebelum dilakukan pemangkasan, pihaknya sudah melakukan analisa, pohon mana saja yang paling rentan roboh atau dahannya rawan patah saat hujan disertai angin kencang. ”Karena di bawah pohon juga digunakan aktivitas masyarakat,” ungkap dia.

Baca Juga:  Sistem Operasi Smartphone Jadi Kendala Capaian IKD

Lebih lanjut, pihaknya juga menghimbau masyarakat agar lebih waspada saat melintas di bawah pohon saat hujan. Terutama saat melintas di pohon yang dahan dan rantingnya relatif banyak. ”Lebih baik cari tempat berhenti yang nggak ada pohonnya,” terang pria asal Kedungkandang ini.

Pewarta: Imam N

MALANG KOTA – Memasuki musim penghujan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang terus menggencarkan pemangkasan dahan dan ranting pohon. Seperti yang dilakukan sejumlah petugas di jalan Bandung, hari ini (19/12). Pemotongan dahan dan ranting sebagai langkah pencegahan agar tidak membahayakan pengguna jalan saat hujan dibarengi angin kecang.

Arifin, petugas DLH Kota Malang menyebut ada lima pohon yang harus dikurangi dahan dan rantingnya di Jalan Bandung, Kota Malang. ”Lima pohon ini harus dipotong dahannya karena bisa membahayakan pengguna jalan,” kata pria yang sudah delapan tahun bekerja di DLH Kota Malang ini.

Menurutnya, sebelum dilakukan pemangkasan, pihaknya sudah melakukan analisa, pohon mana saja yang paling rentan roboh atau dahannya rawan patah saat hujan disertai angin kencang. ”Karena di bawah pohon juga digunakan aktivitas masyarakat,” ungkap dia.

Baca Juga:  Kasus DBD di Kota Malang Menurun selama Triwulan Pertama 2023

Lebih lanjut, pihaknya juga menghimbau masyarakat agar lebih waspada saat melintas di bawah pohon saat hujan. Terutama saat melintas di pohon yang dahan dan rantingnya relatif banyak. ”Lebih baik cari tempat berhenti yang nggak ada pohonnya,” terang pria asal Kedungkandang ini.

Pewarta: Imam N

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/