25.1 C
Malang
Kamis, Februari 15, 2024

Unisma Ekspansi ke Karlos

MALANG KOTA – Kampus-kampus di Malang seolah bersaing mengembangkan sayap di Kabupaten Malang. Selain Universitas Brawijaya (UB) dan Universitas Islam Negeri (UIN) Maliki, kini Universitas Islam Malang (Unisma) juga berencana membangun kampus di Karangploso. Sudah ada lahan 80 hektare yang disiapkan.

Rektor Unisma Prof Dr H Maskuri MSi mengungkapkan alasan ekspansi ke Karangploso,
Kabupaten Malang. Menurutnya, dipilih Karlos, sebutan lain untuk Karangploso karena banyak pondok pesantren (ponpes) dan SMA unggulan di kawasan tersebut. Juga dekat dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari. “Nantinya akan disediakan jalur penerimaan mahasiswa khusus untuk santri pondok pesantren. Sehingga penyerapan lulusan pondok akan lebih maksimal,” terang Maskuri.

Baca Juga:  Mahasiswa Wirausaha, Ayo Manfaatkan Program Kredit Usaha Rakyat (KUR)

Kampus di Karangpoloso nantinya tidak sekadar untuk menempuh pendidikan mahasiswa. Namun direncanakan sebagai metro education atau tempat edukasi terpadu. Di lahan itu, kata Maskuri, akan disinergikan antara pendidikan akademik dan edu wisata. Misalnya membuka kebun jeruk, kebun kopi, dan kebun alpukat sebagai tempat rekreasi.

Selain itu, Maskuri juga memiliki impian besar dengan membangun sirkuit motorcross internasional. “Jadi total untuk semua bisa saja menghabiskan Rp 2 sampai Rp 3 triliun. Namun kami berproses. Nanti juga akan kolaborasi dengan pihak lain,” kata dia.

Lebih lanjut Maskuri mengungkapkan, lahan Unisma di Karangploso seluas 80 hektare merupakan hak milik yayasan. Bukan hibah atau sewa kepada masyarakat atau pemerintah. Saat ini, katanya, pengembangan kampus di wilayah Karangploso baru tahap pembangunan laboratorium untuk beberapa program studi. Seperti pertanian, peternakan, Mipa, teknik dan kedokteran.

Baca Juga:  Mahasiswa UIN Wakili Indonesia ke Turki

Selain di Karangploso, Unisma terus melakukan ekspansi di wilayah lain di Malang Raya. Di antaranya Madyopuro Kebonagung dan Wagir. Di Madyopuro (Kota Malang) Unisma membantu pendirian Politeknik Unisma Malang. Di situ rencananya juga akan hadir rumah sakit bertaraf internasional. “Kebonagung untuk agro kompleks. Terutama untuk hilirisasi penelitian mahasiswa. Jenglong (Wagir) untuk peternakan dan Politeknik Unisma di Madyopuro,” tutup Maskuri. (adk/dan)

MALANG KOTA – Kampus-kampus di Malang seolah bersaing mengembangkan sayap di Kabupaten Malang. Selain Universitas Brawijaya (UB) dan Universitas Islam Negeri (UIN) Maliki, kini Universitas Islam Malang (Unisma) juga berencana membangun kampus di Karangploso. Sudah ada lahan 80 hektare yang disiapkan.

Rektor Unisma Prof Dr H Maskuri MSi mengungkapkan alasan ekspansi ke Karangploso,
Kabupaten Malang. Menurutnya, dipilih Karlos, sebutan lain untuk Karangploso karena banyak pondok pesantren (ponpes) dan SMA unggulan di kawasan tersebut. Juga dekat dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari. “Nantinya akan disediakan jalur penerimaan mahasiswa khusus untuk santri pondok pesantren. Sehingga penyerapan lulusan pondok akan lebih maksimal,” terang Maskuri.

Baca Juga:  Tingkatkan Mutu Riset dan PKM, FEB Unisma Gelar FGD Virtual

Kampus di Karangpoloso nantinya tidak sekadar untuk menempuh pendidikan mahasiswa. Namun direncanakan sebagai metro education atau tempat edukasi terpadu. Di lahan itu, kata Maskuri, akan disinergikan antara pendidikan akademik dan edu wisata. Misalnya membuka kebun jeruk, kebun kopi, dan kebun alpukat sebagai tempat rekreasi.

Selain itu, Maskuri juga memiliki impian besar dengan membangun sirkuit motorcross internasional. “Jadi total untuk semua bisa saja menghabiskan Rp 2 sampai Rp 3 triliun. Namun kami berproses. Nanti juga akan kolaborasi dengan pihak lain,” kata dia.

Lebih lanjut Maskuri mengungkapkan, lahan Unisma di Karangploso seluas 80 hektare merupakan hak milik yayasan. Bukan hibah atau sewa kepada masyarakat atau pemerintah. Saat ini, katanya, pengembangan kampus di wilayah Karangploso baru tahap pembangunan laboratorium untuk beberapa program studi. Seperti pertanian, peternakan, Mipa, teknik dan kedokteran.

Baca Juga:  Berniat Ikut Unjuk Rasa, Kecele, 36 Remaja Malah Diciduk Polisi

Selain di Karangploso, Unisma terus melakukan ekspansi di wilayah lain di Malang Raya. Di antaranya Madyopuro Kebonagung dan Wagir. Di Madyopuro (Kota Malang) Unisma membantu pendirian Politeknik Unisma Malang. Di situ rencananya juga akan hadir rumah sakit bertaraf internasional. “Kebonagung untuk agro kompleks. Terutama untuk hilirisasi penelitian mahasiswa. Jenglong (Wagir) untuk peternakan dan Politeknik Unisma di Madyopuro,” tutup Maskuri. (adk/dan)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/