26.1 C
Malang
Sabtu, Februari 10, 2024

Miliki Banyak Program, RW01 Merjosari Ungulkan Inovasi Barang Bekas

MALANG KOTA – RW 01 Kelurahan Merjosari, Lowokwaru, punya beberapa program unggulan dalam lomba Kampung Bersinar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang-Jawa Pos Radar Malang tahun ini. Di antaranya, biofil, sumur resapan, vertikal garden, public space, rumah sehat, wastafel dari corong (alat memindahkan minyak/BBM ke jeriken), dan olahan barang bekas untuk pot bunga.

Kampung Bersinar Kota Malang 2020

Saat tim juri Kampung Bersih melakukan kunjungan lapangan di RW yang memiliki 5 RT tersebut, tampak beberapa inovasi bahan daur ulang. Baik di pintu masuk gang maupun di tembok pintu masuk gang (vertical garden).

“Semua yang mengerjakan warga secara suka rela. Mereka ingin kampungnya tampak asri,” kata Wakil Ketua RW 01 Kelurahan Merjosari Edi Hariyanto, Selasa (13/10).

Baca Juga:  Longsor Lagi, Warga Bandulan Kota Malang Pasang Besek Bambu

Tak hanya itu, di rumah sehat juga disuguhkan berbagai tanaman dan bunga. Termasuk sebuah sumur resapan di dalamnya. “Rata-rata ada beberapa titik sumur resapan di tiap RT,” terang dia.

Warga berinisiatif membuat tempat cuci tangan dari bahan sederhana ‘corong’. (Imam Nasrodin/Radar Malang)

Selain itu, lanjutnya, warga juga punya inisiatif untuk membuat wastafel (cuci tangan) dari bahan sederhana ‘corong’. Karena dari segi biayanya juga relatif terjangkau. “Yang penting fungsinya sama. Ini lebih murah,” jelas dia.

Sementara itu, Ketua Tim Juri Kampung Bersinar Sudiro menyampaikan, secara garis besar beberapa inovasi warga dalam memanfaatkan barang daur ulang sudah bagus. Namun, memang ada juga catatan yang perlu disempurnakan ke depan.

“Secara umum, inovasi dalam memanfaatkan limbah sudah lumayan bagus,” jelas pria yang juga dosen ITN Malang ini.

Baca Juga:  Memaksa Kerja saat Sakit, Pria 57 Tahun Meninggal

Pewarta: Imam Nasrodin

MALANG KOTA – RW 01 Kelurahan Merjosari, Lowokwaru, punya beberapa program unggulan dalam lomba Kampung Bersinar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang-Jawa Pos Radar Malang tahun ini. Di antaranya, biofil, sumur resapan, vertikal garden, public space, rumah sehat, wastafel dari corong (alat memindahkan minyak/BBM ke jeriken), dan olahan barang bekas untuk pot bunga.

Kampung Bersinar Kota Malang 2020

Saat tim juri Kampung Bersih melakukan kunjungan lapangan di RW yang memiliki 5 RT tersebut, tampak beberapa inovasi bahan daur ulang. Baik di pintu masuk gang maupun di tembok pintu masuk gang (vertical garden).

“Semua yang mengerjakan warga secara suka rela. Mereka ingin kampungnya tampak asri,” kata Wakil Ketua RW 01 Kelurahan Merjosari Edi Hariyanto, Selasa (13/10).

Baca Juga:  Wali Kota Malang Nonaktifkan Pejabat yang Terlibat Narkoba

Tak hanya itu, di rumah sehat juga disuguhkan berbagai tanaman dan bunga. Termasuk sebuah sumur resapan di dalamnya. “Rata-rata ada beberapa titik sumur resapan di tiap RT,” terang dia.

Warga berinisiatif membuat tempat cuci tangan dari bahan sederhana ‘corong’. (Imam Nasrodin/Radar Malang)

Selain itu, lanjutnya, warga juga punya inisiatif untuk membuat wastafel (cuci tangan) dari bahan sederhana ‘corong’. Karena dari segi biayanya juga relatif terjangkau. “Yang penting fungsinya sama. Ini lebih murah,” jelas dia.

Sementara itu, Ketua Tim Juri Kampung Bersinar Sudiro menyampaikan, secara garis besar beberapa inovasi warga dalam memanfaatkan barang daur ulang sudah bagus. Namun, memang ada juga catatan yang perlu disempurnakan ke depan.

“Secara umum, inovasi dalam memanfaatkan limbah sudah lumayan bagus,” jelas pria yang juga dosen ITN Malang ini.

Baca Juga:  Positif Covid-19, Begini Kondisi Terakhir Aa Gym

Pewarta: Imam Nasrodin

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/