31.4 C
Malang
Minggu, April 7, 2024

100 Pemandu Wisata Bertugas Bangkitkan Kampung Tematik di Malang

MALANG KOTA – Sejumlah kampung tematik mulai menggeliat lagi. Tapi sebagian kampung lainnya masih mati suri alias mandeg, sehingga perlu bantuan. Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kota Malang menyiapkan beberapa langkah agar kampung tematik yang tidak beroperasi bisa bangkit lagi.

Ketua Pokdarwis Kota Malang Isa Wahyudi memaparkan, ada 23 kampung tematik di Kota Malang. Lima di antaranya masuk kategori maju, sedangkan lima lainnya berkembang. Kemudian ada enam kampung taraf bangkit. Sementara tujuh kampung lainnya mati suri.

Untuk membangkitkan yang mati suri, pihaknya meminta kampung lain saling membantu. ”Perlu gotong-royong membantu membangkitkan kampung yang tidak beruntung,”  ujar pria yang akrab disapa Ki Demang itu.

Baca Juga:  Air PDAM Keruh Akibat Banjir. Begini Upaya Perumda Tugu Tirta!

Bantuan bisa berupa membeli produk hingga membantu melakukan perawatan sarana dan prasarana (sarpras).”Kami akan mendonasikan lampion untuk kampung lampion. Lalu kami menyumbang gerabah dengan cara membeli gerabah di Kampung Gerabah,” kata dia. ”Kemudian menghias topeng di Kampung Topeng,” tambahnya.

Selain itu, dia mengatakan, pokdarwis juga akan mendorong pengelola kampung untuk melakukan sertifikasi tur manajemen dengan menggandeng Lembaga Sertifikasi Profesi (LPS). “Kami akan fasilitasi seluruh kampung, agar semua pengelola dapat sertifikat tour manajemen. Kami juga kerja sama dengan LSP dan sudah izin ke Pemkot Malang,” terangnya.

Untuk semakin memudahkan pengunjung, Ki Demang juga menyiapkan 100 personel tour guide atau pemandu wisata. ”Seratus personel itu akan mengikuti sertifikasi tour guide, sehingga kompetensi mereka meningkat dan bisa melayani wisatawan dengan baik,” pungkasnya.(adk/dan)

MALANG KOTA – Sejumlah kampung tematik mulai menggeliat lagi. Tapi sebagian kampung lainnya masih mati suri alias mandeg, sehingga perlu bantuan. Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kota Malang menyiapkan beberapa langkah agar kampung tematik yang tidak beroperasi bisa bangkit lagi.

Ketua Pokdarwis Kota Malang Isa Wahyudi memaparkan, ada 23 kampung tematik di Kota Malang. Lima di antaranya masuk kategori maju, sedangkan lima lainnya berkembang. Kemudian ada enam kampung taraf bangkit. Sementara tujuh kampung lainnya mati suri.

Untuk membangkitkan yang mati suri, pihaknya meminta kampung lain saling membantu. ”Perlu gotong-royong membantu membangkitkan kampung yang tidak beruntung,”  ujar pria yang akrab disapa Ki Demang itu.

Baca Juga:  Di Malang, 1.500 Bingkisan Takjil Ludes dalam 18 Menit

Bantuan bisa berupa membeli produk hingga membantu melakukan perawatan sarana dan prasarana (sarpras).”Kami akan mendonasikan lampion untuk kampung lampion. Lalu kami menyumbang gerabah dengan cara membeli gerabah di Kampung Gerabah,” kata dia. ”Kemudian menghias topeng di Kampung Topeng,” tambahnya.

Selain itu, dia mengatakan, pokdarwis juga akan mendorong pengelola kampung untuk melakukan sertifikasi tur manajemen dengan menggandeng Lembaga Sertifikasi Profesi (LPS). “Kami akan fasilitasi seluruh kampung, agar semua pengelola dapat sertifikat tour manajemen. Kami juga kerja sama dengan LSP dan sudah izin ke Pemkot Malang,” terangnya.

Untuk semakin memudahkan pengunjung, Ki Demang juga menyiapkan 100 personel tour guide atau pemandu wisata. ”Seratus personel itu akan mengikuti sertifikasi tour guide, sehingga kompetensi mereka meningkat dan bisa melayani wisatawan dengan baik,” pungkasnya.(adk/dan)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/