24.8 C
Malang
Sabtu, April 13, 2024

Baru Sebulan, Kota Malang Dilanda 7 Kali Kebakaran

MALANG KOTA – Angka kasus kebakaran sepanjang Januari lalu terbilang tinggi. Dalam kurun waktu sebulan saja, Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Malang mencatat sebanyak tujuh kali kejadian kebakaran. Penyebabnya adalah 100 persen korsleting listrik.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) PMK Kota Malang M. Teguh Budi Wibowo mengatakan, tujuh kejadian kebakaran menyebar di kelurahan. Yakni Kelurahan Sawojajar, Tunjung Sekar, Pisang Candi, Gading Kasri, dan Mulyorejo. “Ada yang satu kelurahan terjadi dua kali kebakaran, itu di Kelurahan Sawojajar,” ujar Teguh kemarin. ”Kalau sesuai laporan, penyebab kebakaran adalah korsleting listrik,” tambahnya.

Dengan banyaknya kebakaran akibat korsleting listrik, dia mengimbau masyarakat melakukan pemeriksaan secara berkala. “Dapat memeriksa sambungan apakah sudah sempurna atau belum, menggunakan kabel yang berstandar nasional, dan tidak memasang steker bertumpuk,” tuturnya.

Baca Juga:  Pakar Pertanian: Perlu Adopsi Teknologi Pertanian Modern

Selain itu, lanjutnya, penyebab kebakaran juga bisa akibat dari gas elpiji. Dalam mengantisipasinya, kata dia, masyarakat sebaiknya mencabut regulator setiap akan bepergian.. “Periksa untuk memastikan tidak ada kebocoran gas, memasang regulator sesuai aturan, dan lepas regulator setiap akan bepergian,” lanjutnya.

Sementara itu, di awal bukan Februari ini sudah terjadi dua kali kebakaran. Tepatnya di hari Kamis lalu (2/2). Pertama terjadi pada kios tambal ban dan bensin eceran di Jalan Ikan Tombro, Kelurahan Tunjungsekar, Kecamatan Lowokwaru. Kemudian kejadian yang kedua di sebuah kafe di Jalan Ijen. (adk/dan)

MALANG KOTA – Angka kasus kebakaran sepanjang Januari lalu terbilang tinggi. Dalam kurun waktu sebulan saja, Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Malang mencatat sebanyak tujuh kali kejadian kebakaran. Penyebabnya adalah 100 persen korsleting listrik.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) PMK Kota Malang M. Teguh Budi Wibowo mengatakan, tujuh kejadian kebakaran menyebar di kelurahan. Yakni Kelurahan Sawojajar, Tunjung Sekar, Pisang Candi, Gading Kasri, dan Mulyorejo. “Ada yang satu kelurahan terjadi dua kali kebakaran, itu di Kelurahan Sawojajar,” ujar Teguh kemarin. ”Kalau sesuai laporan, penyebab kebakaran adalah korsleting listrik,” tambahnya.

Dengan banyaknya kebakaran akibat korsleting listrik, dia mengimbau masyarakat melakukan pemeriksaan secara berkala. “Dapat memeriksa sambungan apakah sudah sempurna atau belum, menggunakan kabel yang berstandar nasional, dan tidak memasang steker bertumpuk,” tuturnya.

Baca Juga:  Semangat Membrantas Oknum Penoda Penegakan Hukum

Selain itu, lanjutnya, penyebab kebakaran juga bisa akibat dari gas elpiji. Dalam mengantisipasinya, kata dia, masyarakat sebaiknya mencabut regulator setiap akan bepergian.. “Periksa untuk memastikan tidak ada kebocoran gas, memasang regulator sesuai aturan, dan lepas regulator setiap akan bepergian,” lanjutnya.

Sementara itu, di awal bukan Februari ini sudah terjadi dua kali kebakaran. Tepatnya di hari Kamis lalu (2/2). Pertama terjadi pada kios tambal ban dan bensin eceran di Jalan Ikan Tombro, Kelurahan Tunjungsekar, Kecamatan Lowokwaru. Kemudian kejadian yang kedua di sebuah kafe di Jalan Ijen. (adk/dan)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/