23.2 C
Malang
Jumat, Desember 8, 2023

Pemkot Berencana Tata Ulang Islamic Center

MALANG KOTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang berencana menata ulang Islamic Center. Proyek seluas 12 hektare di Kelurahan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang itu akan dilengkapi dengan depo arsip dan fasilitas lain.

“Terdekat akan dibangun depo arsip. Perlahan kami tata dengan membuat parkir dan taman,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang Diah Ayu Kusumadewi.

Diah menambahkan, untuk tahun ini bakal melakukan pavingisasi di lahan bagian depan untuk parkir. Sebab, saat ini lahan tersebut masih berupa tanah kosong dan ditumbuhi rumput liar. Kemudian di lahan tersebut juga bakal ditanami beberapa pohon.

Tujuan dari penanaman pohon tersebut adalah untuk menghalau angin. “Di lantai 2 pasti kerasa angin berembus cukup kencang, dengan pohon bakal menahan angin dan pengguna gedung bisa aman juga,” imbuh Diah.

Baca Juga:  Oli Evalube Berbagi Kebahagiaan Di Bulan Ramadan

Pohon yang sudah ditanam juga bakal memudahkan pemkot untuk membangun taman. Sebab dalam jangka panjang pemkot berencana membangun taman di lahan tersebut. Pembangunan taman tersebut diharapkan bisa menarik kunjungan masyarakat dan mengenal kawasan Islamic Center.

Namun untuk pembangunan taman ters ebut, DPUPRPKP tengah melakukan kajian lagi. Sebab nanti pembangunan taman juga perlu ada anggaran yang harus diusulkan. Kemungkinan taman tersebut paling cepat bisa dibangun tahun depan.

Sementara itu, Ketua Komisi C DRD Kota Malang Fathol Arifin menyambut positif rencana pemkot untuk menata ulang kawasan Islamic Center. Sebab, pihaknya masih melihat sepanjang 2021 lalu kawasan tersebut hanya digunakan sekali saja. Yakni saat tes CPNS.

Baca Juga:  MCW Vonis Wali Kota Malang Bersalah Langgar Aturan PPKM

“Kami juga sidak ke sana, melihat beberapa sudut gedung juga tak terpakai. Padahal anggaran yang dikeluarkan untuk membangun juga besar kan,” bebernya.

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu meminta ketegasan pemkot dalam mengelola aset tersebut. Jangan sampai kerusakan plafon pada Maret lalu terulang lagi. Depo arsip yang bakal dibangun dalam waktu dekat juga diharapkan mampu menjadi pintu pembuka kawasan tersebut bisa dikunjungi masyarakat. (adn/dan)

MALANG KOTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang berencana menata ulang Islamic Center. Proyek seluas 12 hektare di Kelurahan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang itu akan dilengkapi dengan depo arsip dan fasilitas lain.

“Terdekat akan dibangun depo arsip. Perlahan kami tata dengan membuat parkir dan taman,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang Diah Ayu Kusumadewi.

Diah menambahkan, untuk tahun ini bakal melakukan pavingisasi di lahan bagian depan untuk parkir. Sebab, saat ini lahan tersebut masih berupa tanah kosong dan ditumbuhi rumput liar. Kemudian di lahan tersebut juga bakal ditanami beberapa pohon.

Tujuan dari penanaman pohon tersebut adalah untuk menghalau angin. “Di lantai 2 pasti kerasa angin berembus cukup kencang, dengan pohon bakal menahan angin dan pengguna gedung bisa aman juga,” imbuh Diah.

Baca Juga:  Satpol PP Mediasi PKL Ade Irma Suryani

Pohon yang sudah ditanam juga bakal memudahkan pemkot untuk membangun taman. Sebab dalam jangka panjang pemkot berencana membangun taman di lahan tersebut. Pembangunan taman tersebut diharapkan bisa menarik kunjungan masyarakat dan mengenal kawasan Islamic Center.

Namun untuk pembangunan taman ters ebut, DPUPRPKP tengah melakukan kajian lagi. Sebab nanti pembangunan taman juga perlu ada anggaran yang harus diusulkan. Kemungkinan taman tersebut paling cepat bisa dibangun tahun depan.

Sementara itu, Ketua Komisi C DRD Kota Malang Fathol Arifin menyambut positif rencana pemkot untuk menata ulang kawasan Islamic Center. Sebab, pihaknya masih melihat sepanjang 2021 lalu kawasan tersebut hanya digunakan sekali saja. Yakni saat tes CPNS.

Baca Juga:  MCW Vonis Wali Kota Malang Bersalah Langgar Aturan PPKM

“Kami juga sidak ke sana, melihat beberapa sudut gedung juga tak terpakai. Padahal anggaran yang dikeluarkan untuk membangun juga besar kan,” bebernya.

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu meminta ketegasan pemkot dalam mengelola aset tersebut. Jangan sampai kerusakan plafon pada Maret lalu terulang lagi. Depo arsip yang bakal dibangun dalam waktu dekat juga diharapkan mampu menjadi pintu pembuka kawasan tersebut bisa dikunjungi masyarakat. (adn/dan)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/