23.5 C
Malang
Rabu, April 10, 2024

Halau Pemudik, 500 Petugas Gelar Apel Pasukan di Balai Kota Malang

MALANG KOTA – Jelang pengetatan wilayah untuk menghalau pemudik yang masuk Kota Malang, ratusan pasukan gabungan melakukan pemanasan. Mereka ikut apel gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru di halaman Balai Kota Malang hari ini (5/5).

”Total pasukan gabungan lintas instansi kurang lebih hampir 500 personel. Teknisnya pasukan akan berjaga di pos pengamanan, pos pelayanan dan juga pos penyekatan di Exit Tol Madyopuro,” terang Kapolresta Malang Kombes Pol Leonardus Simarmata. Operasi tersebut melibatkan unsur TNI, Polri, Dinas Kesehatan dan Satpol PP. Selain itu juga ada tim relawan.

Menurut Leo, pihaknya akan memulai operasi tersebut dihari nanti (6/5) mulai pukul 00.00 WIB dan berakhir pada 17 Mei dini hari 00.00 WIB juga. Selama jalannya operasi, pemudik yang nekat atau tak bisa menunjukkan keterangan yang jelas akan dihalau dan diminta putar balik.

Baca Juga:  Hemat Biaya Listrik, Sekolah Pasang 10 Panel Surya

Di sisi lain pihaknya juga terus mengantisipasi kemungkinan tindak kriminalitas selama mudik dan jelang lebaran. “Kriminalitas ini memang cenderung meningkat, tapi kita imbangi dengan pengungkapan,” lanjutnya.

Pihaknya berharap masyarakat mematuhi anjuran dari pemerintah untuk tidak mudik sementara ini. Dan proses pengamanan berjalan lancar, karena memprioritaskan keselamatan masyarakat.

Pewarta: Intan Refa Septiana

MALANG KOTA – Jelang pengetatan wilayah untuk menghalau pemudik yang masuk Kota Malang, ratusan pasukan gabungan melakukan pemanasan. Mereka ikut apel gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru di halaman Balai Kota Malang hari ini (5/5).

”Total pasukan gabungan lintas instansi kurang lebih hampir 500 personel. Teknisnya pasukan akan berjaga di pos pengamanan, pos pelayanan dan juga pos penyekatan di Exit Tol Madyopuro,” terang Kapolresta Malang Kombes Pol Leonardus Simarmata. Operasi tersebut melibatkan unsur TNI, Polri, Dinas Kesehatan dan Satpol PP. Selain itu juga ada tim relawan.

Menurut Leo, pihaknya akan memulai operasi tersebut dihari nanti (6/5) mulai pukul 00.00 WIB dan berakhir pada 17 Mei dini hari 00.00 WIB juga. Selama jalannya operasi, pemudik yang nekat atau tak bisa menunjukkan keterangan yang jelas akan dihalau dan diminta putar balik.

Baca Juga:  Puluhan Pegawai Bea Cukai Malang Terpapar Covid-19?

Di sisi lain pihaknya juga terus mengantisipasi kemungkinan tindak kriminalitas selama mudik dan jelang lebaran. “Kriminalitas ini memang cenderung meningkat, tapi kita imbangi dengan pengungkapan,” lanjutnya.

Pihaknya berharap masyarakat mematuhi anjuran dari pemerintah untuk tidak mudik sementara ini. Dan proses pengamanan berjalan lancar, karena memprioritaskan keselamatan masyarakat.

Pewarta: Intan Refa Septiana

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/