26.7 C
Malang
Kamis, April 11, 2024

Tuntas, 1.000 Dosis Untuk Difabel

MALANG KOTA – Vaksinator terus berburu difabel dan Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Hal itu dilakukan untuk mempercepat penuntasan vaksinasi Covid-19 dosis tiga atau booster.

Kemarin (1/9), dua petugas dari Puskesmas Kedungkandang dibantu dua kader berkeliling ke rumah-rumah masyarakat. Mereka mendatangi para difabel maupun ODGJ yang belum mendapat booster.

Dengan menggunakan dua motor, ke empat orang tersebut mengunjungi rumah difabel. Tak lupa membawa boks berisi vaksin. “Hari ini (kemarin, 1/9) target kami sebanyak 22 dosis untuk difabel di 7 RW,” terang pemegang program jiwa Puskesmas Kedungkandang Wahyu Hidayati, kemarin.

Wahyu menjelaskan, di wilayah Puskesmas Kedungkandang ada 250-300 difabel serta ODGJ. Mereka tersebar di empat kelurahan, yakni Kelurahan Kotalama, Kelurahan Buring, Kelurahan Wonokoyo, hingga Kelurahan Kedungkandang. ”Meski begitu, pelaksanaan vaksinasi tidak hanya dilakukan oleh puskesmas. Ada juga vaksinasi terhadap difabel yang dilakukan Dinkes Kota Malang,” imbuhnya.

Baca Juga:  Di Kota Batu, Stok Vaksin Booster Habis Sejak Februari Lalu

Salah seorang difabel yang kemarin memperoleh vaksin adalah Ahmad Sana’i. Pria yang sehari-hari bekerja dari rumah itu sudah menanti jatah vaksin booster selama beberapa waktu. “Sebenarnya sudah jadwal vaksin, tapi terlewat terus,” jelas Ahmad.

Sementara itu, Plt Kepala Sub Substansi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang drg Muhammad Zamroni mengatakan, saat ini capaian vaksin difabel telah tuntas. “Kami menyediakan sebanyak 1000 dosis vaksin Sinopharm. Hari ini (kemarin, 1/9) sudah pas jumlah tersebut,” tandasnya. (mel/dan)

MALANG KOTA – Vaksinator terus berburu difabel dan Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Hal itu dilakukan untuk mempercepat penuntasan vaksinasi Covid-19 dosis tiga atau booster.

Kemarin (1/9), dua petugas dari Puskesmas Kedungkandang dibantu dua kader berkeliling ke rumah-rumah masyarakat. Mereka mendatangi para difabel maupun ODGJ yang belum mendapat booster.

Dengan menggunakan dua motor, ke empat orang tersebut mengunjungi rumah difabel. Tak lupa membawa boks berisi vaksin. “Hari ini (kemarin, 1/9) target kami sebanyak 22 dosis untuk difabel di 7 RW,” terang pemegang program jiwa Puskesmas Kedungkandang Wahyu Hidayati, kemarin.

Wahyu menjelaskan, di wilayah Puskesmas Kedungkandang ada 250-300 difabel serta ODGJ. Mereka tersebar di empat kelurahan, yakni Kelurahan Kotalama, Kelurahan Buring, Kelurahan Wonokoyo, hingga Kelurahan Kedungkandang. ”Meski begitu, pelaksanaan vaksinasi tidak hanya dilakukan oleh puskesmas. Ada juga vaksinasi terhadap difabel yang dilakukan Dinkes Kota Malang,” imbuhnya.

Baca Juga:  Pemkot Segera Aspal Empat Jalan Tanah

Salah seorang difabel yang kemarin memperoleh vaksin adalah Ahmad Sana’i. Pria yang sehari-hari bekerja dari rumah itu sudah menanti jatah vaksin booster selama beberapa waktu. “Sebenarnya sudah jadwal vaksin, tapi terlewat terus,” jelas Ahmad.

Sementara itu, Plt Kepala Sub Substansi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang drg Muhammad Zamroni mengatakan, saat ini capaian vaksin difabel telah tuntas. “Kami menyediakan sebanyak 1000 dosis vaksin Sinopharm. Hari ini (kemarin, 1/9) sudah pas jumlah tersebut,” tandasnya. (mel/dan)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/