21.4 C
Malang
Jumat, Februari 9, 2024

Tahun Ini, Terminal Arjosari Malang Dijatah Rp 180 Juta

MALANG KOTA – Terminal Arjosari butuh perbaikan. Tahun ini Pemerintah Kota (Pemkot) Malang mengalokasikan anggaran sekitar Rp 180 juta untuk memperbaiki sejumlah fasilitas yang rusak. Mulai pintu terminal di sisi belakang, hingga ruas jalan yang berlubang.

Pantauan Jawa Pos Radar Malang kemarin (31/3), beberapa fasilitas perlu diperbaiki. Salah satunya pintu terminal. Bangunan beton di pintu terminal penuh bekas tempelan poster, sehingga mengganggu keindahan. Selain itu, aspal jalan di lokasi tersebut juga banyak yang sudah berlubang.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang R. Widjaja Saleh Putra mengatakan, untuk tahun ini terminal yang mendapat prioritas perbaikan adalah terminal tipe C di Arjosari. Tipe C ini mengelola area angkot. Sedangkan area bus merupakan tipe A, sehingga pengelolaannya di bawa pemerintah pusat.

Baca Juga:  Kronologi Pria Bokek Perkosa dan Peras Cewek Open BO

”Kemungkinan dana yang dibutuhkan di bawah Rp 200 juta. Ya sekitar Rp 180 juta. Kami masih melakukan negosiasi dengan penyedia,” kata Jaya kemarin.

Saat ini, proyek perbaikan Terminal Arjosari sudah masuk ke situs Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Malang. Dengan anggaran tersebut, pihaknya berencana melakukan perbaikan di sejumlah titik. Antara lain pintu masuk dan keluar.

Setelah itu baru memperbaiki jalan di area terminal yang berlubang. Selain pintu dan jalan, katanya, dishub juga akan memperbaiki atap peron penumpang yang jebol. ”Kami menjadikan Terminal Arjosari sebagai prioritas, mengingat mobilitas angkot di sana lebih banyak,” terang mantan Kepala Bagian Layanan Pengadaan Barang/Jasa Kota Malang tersebut.

Baca Juga:  Diguyur Anggaran Rp 4,8 Miliar, Taman Merjosari Bakal Jadi Begini

Untuk terminal lainnya, Jaya menegaskan tetap berupaya menghidupkan kembali kondisi di sana. Misalnya Terminal Madyopuro yang kini diberi tambahan berupa satu unit Bus Macito. Bus tersebut merupakan salah satu armada yang mangkrak. Tujuannya menghiasi Terminal Madyopuro supaya tidak terkesan sepi dan gelap. (mel/dan)

MALANG KOTA – Terminal Arjosari butuh perbaikan. Tahun ini Pemerintah Kota (Pemkot) Malang mengalokasikan anggaran sekitar Rp 180 juta untuk memperbaiki sejumlah fasilitas yang rusak. Mulai pintu terminal di sisi belakang, hingga ruas jalan yang berlubang.

Pantauan Jawa Pos Radar Malang kemarin (31/3), beberapa fasilitas perlu diperbaiki. Salah satunya pintu terminal. Bangunan beton di pintu terminal penuh bekas tempelan poster, sehingga mengganggu keindahan. Selain itu, aspal jalan di lokasi tersebut juga banyak yang sudah berlubang.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang R. Widjaja Saleh Putra mengatakan, untuk tahun ini terminal yang mendapat prioritas perbaikan adalah terminal tipe C di Arjosari. Tipe C ini mengelola area angkot. Sedangkan area bus merupakan tipe A, sehingga pengelolaannya di bawa pemerintah pusat.

Baca Juga:  Jaga Lingkungan Sehat, Pemkot Malang Geber Lomba Urban Farming

”Kemungkinan dana yang dibutuhkan di bawah Rp 200 juta. Ya sekitar Rp 180 juta. Kami masih melakukan negosiasi dengan penyedia,” kata Jaya kemarin.

Saat ini, proyek perbaikan Terminal Arjosari sudah masuk ke situs Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Malang. Dengan anggaran tersebut, pihaknya berencana melakukan perbaikan di sejumlah titik. Antara lain pintu masuk dan keluar.

Setelah itu baru memperbaiki jalan di area terminal yang berlubang. Selain pintu dan jalan, katanya, dishub juga akan memperbaiki atap peron penumpang yang jebol. ”Kami menjadikan Terminal Arjosari sebagai prioritas, mengingat mobilitas angkot di sana lebih banyak,” terang mantan Kepala Bagian Layanan Pengadaan Barang/Jasa Kota Malang tersebut.

Baca Juga:  Imam Musala Meninggal Saat Sujud di Malang Langsung Dimakamkan

Untuk terminal lainnya, Jaya menegaskan tetap berupaya menghidupkan kembali kondisi di sana. Misalnya Terminal Madyopuro yang kini diberi tambahan berupa satu unit Bus Macito. Bus tersebut merupakan salah satu armada yang mangkrak. Tujuannya menghiasi Terminal Madyopuro supaya tidak terkesan sepi dan gelap. (mel/dan)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/