26.3 C
Malang
Sabtu, Februari 10, 2024

150 Peserta Menantang Adrenalin di Funduro Panderman Gravity Park

BATU – Ajang Funduro Panderman Gravity Park 2022 menjadi daya tarik tersendiri bagi para pencinta sepeda adrenalin. Uniknya, ada dua trek yang tersedia di Panderman Gravity Park, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu, Kota Batu. Acara ini digelar selama 29 hingga 30 Oktober 2022.

Ketua Pelaksana Funduro Panderman Gravity Park 2022 Agus Setiawan mengatakan, acara ini disebut Funduro yang artinya fun (menyenangkan) dan lebih ke endurance (daya tahan). Untuk para pencinta sepeda adrenalin ini harus melewati trek yang ada. “Kalau ditotal treknya sejauh 7 kilometer. Tahap pertama 3,8 kilometer lalu ada pula trek 3,2 kilometer,” jelasnya.

Sebagai informasi, untuk trek sepanjang 3,8 kilometer disebut trek bebek. Yaitu, jalur dengan karakteristik lebih ke teknikal berupa turunan curam dan penuh belokan. Sedangkan, trek sekitar 3,2 kilometer atau minti mempunyai karakteristik lebih ke highspeed dan jumping. Trek tersebut sebagian buatan dan lebih banyak mengandalkan topografi alam.

Baca Juga:  PPKM Dicabut, Pelaku Wisata Semangat

Agus menilai, trek yang ada di Panderman Gravity Park, Desa Pesanggrahan ini tergolong cukup menantang adrenalin pesepeda. “Kalau dibandingkan dengan bikepark yang ada di Jawa Timur, trek disini memang terpanjang dan uniknya tersedia beragam pilihan trek,” tuturnya.

Saat ditanya antusias para peserta Funduro Panderman Gravity 2022, dia menjelaskan, peserta yang hadir pada event ini sekitar 150 orang. Diantaranya berasal dari lokal Batu, Jakarta, Bandung, Bojonegoro, Trenggalek, Banyuwangi, dan sebagainya. Bahkan, ada pula atlet nasional yaitu Hildan Afos Katana dan Rendy Varera Sanjaya yang pernah main di Sea Games 2021.

“Sebenarnya acara ini adalah tahun kedua. Tahun pertama diadakan di 2020 dengan 300 peserta tetapi justru hujan deras,” katanya.

Baca Juga:  Belum Punya Unit Donor Darah, PMI Batu Tetap Produktif

Lebih lanjut, Agus menyebut, karena memasuki musim penghujan akhirnya tahun ini banyak yang menangguhkan untuk tidak ikut. Akan tetapi, ternyata event kedua ini cuacanya cerah sehingga banyak yang menyesal.

Ditambahkannya, Funduro Panderman Gravity Park 2022 ini tersedia 9 kelas. Diantaranya, Men Elite, Men Junior, Men Youth, Women Open, Men Open, Master A, B, C, dan D. Sementara itu, yang diperebutkan adalah tropi bergengsi ada 5 podium ditambah dengan fresh money.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Arief As Siddiq mendukung penuh event tersebut. Karena dinilai telah mampu mengundang banyak wisatawan untuk datang ke Kota Batu. “Dengan adanya banyak peserta dari luar daerah otomatis akan membawa dampak positif secara ekonomi untuk Kota Batu,” katanya. (ifa/lid).

BATU – Ajang Funduro Panderman Gravity Park 2022 menjadi daya tarik tersendiri bagi para pencinta sepeda adrenalin. Uniknya, ada dua trek yang tersedia di Panderman Gravity Park, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu, Kota Batu. Acara ini digelar selama 29 hingga 30 Oktober 2022.

Ketua Pelaksana Funduro Panderman Gravity Park 2022 Agus Setiawan mengatakan, acara ini disebut Funduro yang artinya fun (menyenangkan) dan lebih ke endurance (daya tahan). Untuk para pencinta sepeda adrenalin ini harus melewati trek yang ada. “Kalau ditotal treknya sejauh 7 kilometer. Tahap pertama 3,8 kilometer lalu ada pula trek 3,2 kilometer,” jelasnya.

Sebagai informasi, untuk trek sepanjang 3,8 kilometer disebut trek bebek. Yaitu, jalur dengan karakteristik lebih ke teknikal berupa turunan curam dan penuh belokan. Sedangkan, trek sekitar 3,2 kilometer atau minti mempunyai karakteristik lebih ke highspeed dan jumping. Trek tersebut sebagian buatan dan lebih banyak mengandalkan topografi alam.

Baca Juga:  Dinas PUPR Usulkan Penyeberangan Model Underpass

Agus menilai, trek yang ada di Panderman Gravity Park, Desa Pesanggrahan ini tergolong cukup menantang adrenalin pesepeda. “Kalau dibandingkan dengan bikepark yang ada di Jawa Timur, trek disini memang terpanjang dan uniknya tersedia beragam pilihan trek,” tuturnya.

Saat ditanya antusias para peserta Funduro Panderman Gravity 2022, dia menjelaskan, peserta yang hadir pada event ini sekitar 150 orang. Diantaranya berasal dari lokal Batu, Jakarta, Bandung, Bojonegoro, Trenggalek, Banyuwangi, dan sebagainya. Bahkan, ada pula atlet nasional yaitu Hildan Afos Katana dan Rendy Varera Sanjaya yang pernah main di Sea Games 2021.

“Sebenarnya acara ini adalah tahun kedua. Tahun pertama diadakan di 2020 dengan 300 peserta tetapi justru hujan deras,” katanya.

Baca Juga:  Harga Seledri Anjlok, Kini Tinggal Rp 2 Ribu

Lebih lanjut, Agus menyebut, karena memasuki musim penghujan akhirnya tahun ini banyak yang menangguhkan untuk tidak ikut. Akan tetapi, ternyata event kedua ini cuacanya cerah sehingga banyak yang menyesal.

Ditambahkannya, Funduro Panderman Gravity Park 2022 ini tersedia 9 kelas. Diantaranya, Men Elite, Men Junior, Men Youth, Women Open, Men Open, Master A, B, C, dan D. Sementara itu, yang diperebutkan adalah tropi bergengsi ada 5 podium ditambah dengan fresh money.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Arief As Siddiq mendukung penuh event tersebut. Karena dinilai telah mampu mengundang banyak wisatawan untuk datang ke Kota Batu. “Dengan adanya banyak peserta dari luar daerah otomatis akan membawa dampak positif secara ekonomi untuk Kota Batu,” katanya. (ifa/lid).

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/