22.2 C
Malang
Kamis, Februari 8, 2024

Kluster Baru, 31 Santri Ponpes Al Izzah Kota Batu Positif Covid-19

KOTA BATU – Hasil tracing pengambilan tes swab kepada 748 santri Pondok Pesantren Al Izzah, Desa Sumberejo, Kecamatan Batu pada 31 Agustus hingga 13 September didapatkan hasil 31 anak terkonfirmasi positif Covid-19. Selain santri, mereka yang positif merupakan pegawai dan pengelola pondok. Semuanya rata-rata kondisinya orang tanpa gejala dan telah dilakukan isolasi mandiri.

Puskesmas Siaga Covid 2020

Wali Kota Batu Dra Hj Dewanti Rumpoko MSi mengatakan, pengawasan intensif dilakukan dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Dinas Kesehatan Kota Batu, dan Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.

“Seluruh santri dan pengelola yang tidak termasuk kategori terkonfirmasi positif Covid-19 juga telah menjalani karantina mandiri di lokasi gedung yang terpisah,” kata Dewanti saat dikonfirmasi malam ini (18/9) dalam acara Munas V AMPHURI 2020 di Hotel Singhasari Resort.

Baca Juga:  Harga Tomat Rp 5 Ribu Per Kilogram, Petani Batu Meringis

Dia juga mengungkapkan saat ini ponpes Al Izzah bisa dikatakan kluster baru di Kota Batu. Ini tentunya menjadi warning bagi seluruh pondok pesantren yang ada di Kota Batu. Tetapi, Dewanti hanya mengimbau untuk ponpes lainnya menerapkan protokol kesehatan yang baik dan benar.

“Dinkes juga bakal menginventarisir atau memantau ponpes-ponpes yang ada di Kota Batu terkait penerapan prokesnya,” kata dia.
Tetapi kedepannya, Dewanti belum bisa memberikan kebijakan berupa fasilitas tracing untuk ponpes lainnya atau tidak.

Seperti diberitakan, kasus pertama kali muncul di Ponpes Al Izzah pada 23 Agustus 2020 lalu. Satu santri inisial H, 14, dinyatakan positif Covid-19 dari swab mandiri, dan kemudian menjalani perawatan di National Hospital, Kota Surabaya. Pasien dinyatakan sembuh pada tanggal 28 Agustus. Karena ada santri yang terkonfirmasi positif Covid-19, pihak ponpes kemudian melaporkan kepada gugus tugas pada 30 Agustus 2020 hingga akhirnya dilakukan tes swab secara menyeluruh.

Baca Juga:  Saingi Cina, Korea Selatan Juga Ciptakan Matahari Buatan

Pewarta : Nugraha Perdana

KOTA BATU – Hasil tracing pengambilan tes swab kepada 748 santri Pondok Pesantren Al Izzah, Desa Sumberejo, Kecamatan Batu pada 31 Agustus hingga 13 September didapatkan hasil 31 anak terkonfirmasi positif Covid-19. Selain santri, mereka yang positif merupakan pegawai dan pengelola pondok. Semuanya rata-rata kondisinya orang tanpa gejala dan telah dilakukan isolasi mandiri.

Puskesmas Siaga Covid 2020

Wali Kota Batu Dra Hj Dewanti Rumpoko MSi mengatakan, pengawasan intensif dilakukan dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Dinas Kesehatan Kota Batu, dan Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.

“Seluruh santri dan pengelola yang tidak termasuk kategori terkonfirmasi positif Covid-19 juga telah menjalani karantina mandiri di lokasi gedung yang terpisah,” kata Dewanti saat dikonfirmasi malam ini (18/9) dalam acara Munas V AMPHURI 2020 di Hotel Singhasari Resort.

Baca Juga:  Pertama di Malang Raya, Urus Paspor Bisa Dilakukan di Mall

Dia juga mengungkapkan saat ini ponpes Al Izzah bisa dikatakan kluster baru di Kota Batu. Ini tentunya menjadi warning bagi seluruh pondok pesantren yang ada di Kota Batu. Tetapi, Dewanti hanya mengimbau untuk ponpes lainnya menerapkan protokol kesehatan yang baik dan benar.

“Dinkes juga bakal menginventarisir atau memantau ponpes-ponpes yang ada di Kota Batu terkait penerapan prokesnya,” kata dia.
Tetapi kedepannya, Dewanti belum bisa memberikan kebijakan berupa fasilitas tracing untuk ponpes lainnya atau tidak.

Seperti diberitakan, kasus pertama kali muncul di Ponpes Al Izzah pada 23 Agustus 2020 lalu. Satu santri inisial H, 14, dinyatakan positif Covid-19 dari swab mandiri, dan kemudian menjalani perawatan di National Hospital, Kota Surabaya. Pasien dinyatakan sembuh pada tanggal 28 Agustus. Karena ada santri yang terkonfirmasi positif Covid-19, pihak ponpes kemudian melaporkan kepada gugus tugas pada 30 Agustus 2020 hingga akhirnya dilakukan tes swab secara menyeluruh.

Baca Juga:  Yes! Kota Batu Digelontor 12.500 Dosis Vaksin PMK

Pewarta : Nugraha Perdana

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/