23.3 C
Malang
Kamis, Februari 8, 2024

Pemkot Batu Diminta Pindahtangankan Aset ke KPU Pusat

BATU – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu meminta Pemkot Batu mau menghibahkan asetnya kepada KPU RI. Tujuannya agar KPU pusat bisa menganggarkan dana untuk pembangunan gedung KPU yang representatif. Karena jika belum dihibahkan maka KPU pusat tidak bisa membangun gedung pinjaman dari pemkot yang saat ini dipakai untuk kantor KPU Kota Batu.

Menurut Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Kota Batu Heru Joko Purwanto, sangat diharapkan Pemkot Batu menghibahkan gedung yang saat ini dipakai KPU Kota Batu untuk keperluan gudang logistik. “Selama ini kantor KPU Kota Batu kan tidak tampak dari depan. Untuk itu, kami ingin kalau sudah dihibahkan maka, ada pembangunan melalui KPU RI,” katanya.

Baca Juga:  Penghasilan Ambyar, Pedagang Ingin Pindah

Heru mengatakan, November 2023 mendatang adalah bulan krusial dalam tahapan Pemilu 2024. Sehingga, KPU Kota Batu perlu menyimpan keperluan logistik seperti kotak suara, kartu suara, bilik suara, dan sebagainya. “Nah, ke depannya kami juga akan menyewa gudang cadangan di belakang kantor KPU yang biayanya akan difasilitasi oleh KPU RI,” ucapnya.

Menanggapi keinginan KPU Kota Batu tersebut, Komisi A DPRD Kota Batu juga mendukung. Supaya pembangunannya bisa maksimal dan sesuai dengan kebutuhan KPU.

Menurut Ketua Komisi A DPRD Kota Batu Dewi Kartika, dewan akan mengawal terealisasinya kantor KPU yang representatif. “Bahkan, saat ini KPU Kota Batu sedang melakukan kajian untuk pemindahtanganan aset,” jelasnya saat meninjau langsung kesiapan sarana dan prasarana pemilihan umum (Pemilu) di kantor KPU Kota Batu, Kamis (15/6).

Baca Juga:  PPKM Longgar, Kasus Kecelakaan di Batu Meningkat

Dewi menerangkan, setelah kajian dari KPU tuntas maka, berkas kajiannya akan diserahkan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Batu. “Saya melihat posisi gedung KPU Kota Batu sangat strategis. Untuk itu, perlu ada pemindahtanganan aset Pemkot Batu kepada KPU pusat. Agar ke depan jika ada perbaikan gedung bisa mendapatkan anggaran dari APBN pusat,” paparnya.

Dia menilai, meski lokasi KPU Kota Batu strategis tetap diperlukan sarana dan prasarana yang memadai. “Setidaknya KPU Kota Batu memiliki meeting room yang luas. Sehingga, ketika ada acara tertentu tidak perlu memasang tenda dan sebagainya,” kata Dewi kepada wartawan koran ini, kemarin (15/6). (ifa/lid).

BATU – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu meminta Pemkot Batu mau menghibahkan asetnya kepada KPU RI. Tujuannya agar KPU pusat bisa menganggarkan dana untuk pembangunan gedung KPU yang representatif. Karena jika belum dihibahkan maka KPU pusat tidak bisa membangun gedung pinjaman dari pemkot yang saat ini dipakai untuk kantor KPU Kota Batu.

Menurut Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Kota Batu Heru Joko Purwanto, sangat diharapkan Pemkot Batu menghibahkan gedung yang saat ini dipakai KPU Kota Batu untuk keperluan gudang logistik. “Selama ini kantor KPU Kota Batu kan tidak tampak dari depan. Untuk itu, kami ingin kalau sudah dihibahkan maka, ada pembangunan melalui KPU RI,” katanya.

Baca Juga:  Vaksinasi Lansia, Pemkot Batu Gunakan Cara Jemput Bola

Heru mengatakan, November 2023 mendatang adalah bulan krusial dalam tahapan Pemilu 2024. Sehingga, KPU Kota Batu perlu menyimpan keperluan logistik seperti kotak suara, kartu suara, bilik suara, dan sebagainya. “Nah, ke depannya kami juga akan menyewa gudang cadangan di belakang kantor KPU yang biayanya akan difasilitasi oleh KPU RI,” ucapnya.

Menanggapi keinginan KPU Kota Batu tersebut, Komisi A DPRD Kota Batu juga mendukung. Supaya pembangunannya bisa maksimal dan sesuai dengan kebutuhan KPU.

Menurut Ketua Komisi A DPRD Kota Batu Dewi Kartika, dewan akan mengawal terealisasinya kantor KPU yang representatif. “Bahkan, saat ini KPU Kota Batu sedang melakukan kajian untuk pemindahtanganan aset,” jelasnya saat meninjau langsung kesiapan sarana dan prasarana pemilihan umum (Pemilu) di kantor KPU Kota Batu, Kamis (15/6).

Baca Juga:  Awas! Tukar Uang Baru di Pinggir Jalan Jangan Sembarangan

Dewi menerangkan, setelah kajian dari KPU tuntas maka, berkas kajiannya akan diserahkan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Batu. “Saya melihat posisi gedung KPU Kota Batu sangat strategis. Untuk itu, perlu ada pemindahtanganan aset Pemkot Batu kepada KPU pusat. Agar ke depan jika ada perbaikan gedung bisa mendapatkan anggaran dari APBN pusat,” paparnya.

Dia menilai, meski lokasi KPU Kota Batu strategis tetap diperlukan sarana dan prasarana yang memadai. “Setidaknya KPU Kota Batu memiliki meeting room yang luas. Sehingga, ketika ada acara tertentu tidak perlu memasang tenda dan sebagainya,” kata Dewi kepada wartawan koran ini, kemarin (15/6). (ifa/lid).

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/