28.8 C
Malang
Senin, Februari 12, 2024

Permohonan Izin Pendirian Hotel Sepi

KOTA BATU – Nampaknya dalam beberapa waktu ke depan, belum akan ditemui hotel baru di wilayah Kota Batu. Itu setelah tidak adanya permohonan izin pendirian hotel sejak pandemi Covid-19 melanda.

Kabid Perizinan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) Kota Batu Tauchid Bhaswara K menerangkan, setidaknya sudah tiga tahun, tidak ada investor yang berminat mendirikan hotel baru di wilayahnya. Saat ini, pihaknya hanya memproses pendirian satu hotel yang akan berada di wilayah Jalan Panglima Jenderal Sudirman. Itu pun, proses pengajuan izinnya jauh sebelum pandemi. “Hotel Miami yang rencananya akan dibangun di sekitar Jalan Panglima Sudirman. Belum ada pembangunan, karena izinnya belum rampung,” katanya.

Baca Juga:  Petani Bawang Merah Tersenyum di Tengah Pandemi

Tauchid memperkirakan, sepinya pemohonan izin pendirian hotel ini diduga karena investor masih “menata diri” akibat dihantam pandemi berkepanjangan. Sehingga masih belum ada yang berminat melakukan investasi, khususnya pada bidang perhotelan. “Sementara untuk hotel yang tutup belum ada,” tutur pria kelahiran Jember itu.

Ketika ditanya apakah ada hotel yang belum berizin di Kota Batu. Tauchid memastikan semua usaha hotel telah mendapat izin dari Pemkot Batu. Menurutnya, karena usaha bidang perhotelan ini menggunakan modal yang besar. Sehingga investor tak mau mengambil risiko dalam proses pendiriannya.

“Jadi pengusaha tertib untuk masalah perizinan mendirikan hotel. Walaupun hotel yang lama sudah memegang izin semua,” tandasnya. Lebih lanjut Tauchid juga menjelaskan, apa saja persyaratan utama untuk mendirikan sebuah hotel. Mulai dari penyesuaian tata ruang. Kemudian ada analisis dampak lingkungan dan analisis dampak lalu lintas.

Baca Juga:  Dewan Minta Ada Event untuk Ramaikan Pasar Induk Kota Batu

Hingga IMB atau sekarang disebut persetujuan bangunan gedung. “Jika salah satu belum lengkap, akan kami kembalikan dan pembangunan belum bisa dilakukan. Kami juga melakukan survei lapangan dan dinas teknis,” tandasnya. (adk/lid)

KOTA BATU – Nampaknya dalam beberapa waktu ke depan, belum akan ditemui hotel baru di wilayah Kota Batu. Itu setelah tidak adanya permohonan izin pendirian hotel sejak pandemi Covid-19 melanda.

Kabid Perizinan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) Kota Batu Tauchid Bhaswara K menerangkan, setidaknya sudah tiga tahun, tidak ada investor yang berminat mendirikan hotel baru di wilayahnya. Saat ini, pihaknya hanya memproses pendirian satu hotel yang akan berada di wilayah Jalan Panglima Jenderal Sudirman. Itu pun, proses pengajuan izinnya jauh sebelum pandemi. “Hotel Miami yang rencananya akan dibangun di sekitar Jalan Panglima Sudirman. Belum ada pembangunan, karena izinnya belum rampung,” katanya.

Baca Juga:  Dewan Minta Ada Event untuk Ramaikan Pasar Induk Kota Batu

Tauchid memperkirakan, sepinya pemohonan izin pendirian hotel ini diduga karena investor masih “menata diri” akibat dihantam pandemi berkepanjangan. Sehingga masih belum ada yang berminat melakukan investasi, khususnya pada bidang perhotelan. “Sementara untuk hotel yang tutup belum ada,” tutur pria kelahiran Jember itu.

Ketika ditanya apakah ada hotel yang belum berizin di Kota Batu. Tauchid memastikan semua usaha hotel telah mendapat izin dari Pemkot Batu. Menurutnya, karena usaha bidang perhotelan ini menggunakan modal yang besar. Sehingga investor tak mau mengambil risiko dalam proses pendiriannya.

“Jadi pengusaha tertib untuk masalah perizinan mendirikan hotel. Walaupun hotel yang lama sudah memegang izin semua,” tandasnya. Lebih lanjut Tauchid juga menjelaskan, apa saja persyaratan utama untuk mendirikan sebuah hotel. Mulai dari penyesuaian tata ruang. Kemudian ada analisis dampak lingkungan dan analisis dampak lalu lintas.

Baca Juga:  Jelang Lebaran, Pelaku Bisnis Wisata Malang Raya Kelimpungan

Hingga IMB atau sekarang disebut persetujuan bangunan gedung. “Jika salah satu belum lengkap, akan kami kembalikan dan pembangunan belum bisa dilakukan. Kami juga melakukan survei lapangan dan dinas teknis,” tandasnya. (adk/lid)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/