23.6 C
Malang
Minggu, Februari 11, 2024

Pembunuhan Songgoriti Mengaku Dapat Bisikan Gaib

BATU – Motif pembunuhan yang menghebohkan Songgoriti pada Kamis (6/10) lalu memang masih belum terungkap secara jelas hingga saat ini. Hanya saja, kepada polisi, pelaku bernama Amin, 39, Warga Dusun Bulurejo, Kecamatan Pakis, Malang yang diduga mendalami ajaran agama tertentu. Dia mengaku tega membunuh wanita bernama Felistiara Enggar Kasuarina, 31, warga Desa Gladag, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi itu karena bisikan gaib.

Menurut pengakuan Amin kepada polisi, PSK di Songgoriti itu semua adalah penyembah Raja Fir’aun. Sehingga, harus cepat dibunuh. Apalagi, pisau bisa untuk menyembelih para PSK. Hingga saat ini, keterangan dari pelaku masih terus didalami polisi. Pasalnya, pelaku menyatakan suara-suara gaib itu terasa nyata di telinganya.

Baca Juga:  Partai Ummat Bisa Ikut Pemilu di Kota Batu

Sementara itu, untuk perkembangan terkini, kemarin (31/10) Satreskrim Polres Kota Batu baru mulai melakukan pemeriksaan saksi-saksi untuk mendalami kasus.

Harapannya modus pembunuhan sadis di Vila Samitomo yang berada di Gang Macan Jalan Arumdalu RT 2/ RW 2, Kelurahan Songgokerto, Kota Batu bisa terang.

Kasatreskrim Polres Kota Batu, AKP Yussi Purwanto S.H M.H membenarkan adanya pemeriksaan saksi tersebut. “Ya, ada 7 orang pemeriksaan saksi dan tersangka bernama Amin sempat dikeluarkan sebentar dari sel tahanannya,” terangnya singkat. Diduga, ketujuh orang saksi yang diperiksa ini terdiri dari tukang ojek, pemilik villa, dan sebagainya.

Di sisi lain, kabar mengenai tersangka yang diduga mengalami gangguan kejiwaan atau stres seperti semakin menguat. Bahkan, Kasatreskrim Polres Kota Batu AKP Yussi pernah menyatakan bahwa keterangan tersangka berubah-ubah. Sehingga, Satreskrim Polres Kota Batu perlu pendalaman kasus yang cukup lama. (ifa/lid)

BATU – Motif pembunuhan yang menghebohkan Songgoriti pada Kamis (6/10) lalu memang masih belum terungkap secara jelas hingga saat ini. Hanya saja, kepada polisi, pelaku bernama Amin, 39, Warga Dusun Bulurejo, Kecamatan Pakis, Malang yang diduga mendalami ajaran agama tertentu. Dia mengaku tega membunuh wanita bernama Felistiara Enggar Kasuarina, 31, warga Desa Gladag, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi itu karena bisikan gaib.

Menurut pengakuan Amin kepada polisi, PSK di Songgoriti itu semua adalah penyembah Raja Fir’aun. Sehingga, harus cepat dibunuh. Apalagi, pisau bisa untuk menyembelih para PSK. Hingga saat ini, keterangan dari pelaku masih terus didalami polisi. Pasalnya, pelaku menyatakan suara-suara gaib itu terasa nyata di telinganya.

Baca Juga:  Kasus Bullying Siswa SMPN 16 Malang Disorot KPAI

Sementara itu, untuk perkembangan terkini, kemarin (31/10) Satreskrim Polres Kota Batu baru mulai melakukan pemeriksaan saksi-saksi untuk mendalami kasus.

Harapannya modus pembunuhan sadis di Vila Samitomo yang berada di Gang Macan Jalan Arumdalu RT 2/ RW 2, Kelurahan Songgokerto, Kota Batu bisa terang.

Kasatreskrim Polres Kota Batu, AKP Yussi Purwanto S.H M.H membenarkan adanya pemeriksaan saksi tersebut. “Ya, ada 7 orang pemeriksaan saksi dan tersangka bernama Amin sempat dikeluarkan sebentar dari sel tahanannya,” terangnya singkat. Diduga, ketujuh orang saksi yang diperiksa ini terdiri dari tukang ojek, pemilik villa, dan sebagainya.

Di sisi lain, kabar mengenai tersangka yang diduga mengalami gangguan kejiwaan atau stres seperti semakin menguat. Bahkan, Kasatreskrim Polres Kota Batu AKP Yussi pernah menyatakan bahwa keterangan tersangka berubah-ubah. Sehingga, Satreskrim Polres Kota Batu perlu pendalaman kasus yang cukup lama. (ifa/lid)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/