22.9 C
Malang
Sabtu, April 13, 2024

Baru Temukan Jas Hujan Korban di Gorong-Gorong

SINGOSARI – Proses pencarian bocah yang hanyut terseret arus saluran air di Jalan Wisnuwardhana, Desa Candirenggo, Kecamatan Singosari masih terus dilakukan. Sekitar pukul 09.12 kemarin (26/1), tim SAR gabungan menemukan jas hujan milik bocah bernama Nafisatul Ula itu. Posisinya 1,5 kilometer dari titik bocah berusia 8 tahun tersebut dinyatakan hilang.

Jas hujan berwarna pink dan oranye itu ditemukan di gorong-gorong setelah Pasar Burung Desa Dengkol, Kecamatan Singosari. ”Penyisiran terus dilanjutkan. Memang agak sedikit terhambat karena sedang hujan,” kata Kapolsek Singosari Kompol Ahmad Robial kemarin pagi.

Proses pencarian sempat dihentikan sekitar pukul 11.00 karena hujan. Arus air pun sangat deras. Pencarian dilanjutkan kembali sekitar pukul 13.00 hingga 14.44. Sebanyak 107 personel gabungan diterjunkan dengan membentuk empat kelompok SRU (search and rescue unit).

Baca Juga:  Lebaran, Pengelola Mal Panen Pengunjung Dua Kali Lipat

Sariyanto, relawan Tagana (Taruna Siaga Bencana) menjelaskan, keempat SRU memiliki peran masing-masing. Ada yang menggunakan teknik penyisiran, set cam, rafting, dan teknik renang. Teknik kamera dilakukan khusus untuk menelusuri gorong-gorong yang tidak bisa dijangkau tim. ”Kami memakai kamera kalau terlalu dalam dan jauh,” kata dia.

Sedangkan untuk tim renang, mereka turun ke air dengan cara menyelam. Namun karena kemarin sedang hujan, SAR gabungan hanya melakukan pencarian penyisiran, set cam, dan rafting saja.

Seperti diberitakan sebelumnya, Nafisatul Ula hilang dalam perjalanan pulang sekolah bersama ibunya, Siti Masyaroh, sekitar pukul 15.30. Saat itu, hujan deras mengguyur kawasan Singosari dan memicu genangan di jalan. Beberapa jalan bahkan tertutup air dengan arus yang cukup deras. Termasuk di Jalan Wisnuwardhana.

Baca Juga:  Mitsubishi Canter Andalan Bisnis Sejati

Ketika melintasi genangan di jalan tersebut, motor Siti Masyaroh mogok. Dia turun dan bermaksud menepi sambil mendorong kendaraannya. Tak disangka, anaknya juga turun dan terseret arus air ke arah got. (nif/fat)

SINGOSARI – Proses pencarian bocah yang hanyut terseret arus saluran air di Jalan Wisnuwardhana, Desa Candirenggo, Kecamatan Singosari masih terus dilakukan. Sekitar pukul 09.12 kemarin (26/1), tim SAR gabungan menemukan jas hujan milik bocah bernama Nafisatul Ula itu. Posisinya 1,5 kilometer dari titik bocah berusia 8 tahun tersebut dinyatakan hilang.

Jas hujan berwarna pink dan oranye itu ditemukan di gorong-gorong setelah Pasar Burung Desa Dengkol, Kecamatan Singosari. ”Penyisiran terus dilanjutkan. Memang agak sedikit terhambat karena sedang hujan,” kata Kapolsek Singosari Kompol Ahmad Robial kemarin pagi.

Proses pencarian sempat dihentikan sekitar pukul 11.00 karena hujan. Arus air pun sangat deras. Pencarian dilanjutkan kembali sekitar pukul 13.00 hingga 14.44. Sebanyak 107 personel gabungan diterjunkan dengan membentuk empat kelompok SRU (search and rescue unit).

Baca Juga:  Covid-19 Mereda, Wisatawan Mancanegara Makin Banyak Berdatangan

Sariyanto, relawan Tagana (Taruna Siaga Bencana) menjelaskan, keempat SRU memiliki peran masing-masing. Ada yang menggunakan teknik penyisiran, set cam, rafting, dan teknik renang. Teknik kamera dilakukan khusus untuk menelusuri gorong-gorong yang tidak bisa dijangkau tim. ”Kami memakai kamera kalau terlalu dalam dan jauh,” kata dia.

Sedangkan untuk tim renang, mereka turun ke air dengan cara menyelam. Namun karena kemarin sedang hujan, SAR gabungan hanya melakukan pencarian penyisiran, set cam, dan rafting saja.

Seperti diberitakan sebelumnya, Nafisatul Ula hilang dalam perjalanan pulang sekolah bersama ibunya, Siti Masyaroh, sekitar pukul 15.30. Saat itu, hujan deras mengguyur kawasan Singosari dan memicu genangan di jalan. Beberapa jalan bahkan tertutup air dengan arus yang cukup deras. Termasuk di Jalan Wisnuwardhana.

Baca Juga:  Tindaklanjut SE Kemenag, SMP Muhammadiyah 11 Pakisaji Daftar BPJamsostek

Ketika melintasi genangan di jalan tersebut, motor Siti Masyaroh mogok. Dia turun dan bermaksud menepi sambil mendorong kendaraannya. Tak disangka, anaknya juga turun dan terseret arus air ke arah got. (nif/fat)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/