22.5 C
Malang
Minggu, Februari 11, 2024

Pemkab Malang Bidik Investasi Rp 20 Triliun, Apa Saja Andalannya?

KABUPATEN – Pemkab Malang terus mencari cara agar pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19 bisa dirasakan masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan adalah membuka lebih banyak investor menanamkan modalnya di Kabupaten Malang.

Bupati Malang Drs H. M. Sanusi menuturkan, salah satu sektor yang digenjot saat ini adalah penanaman modal atau investasi. Tujuannya tidak lain adalah untuk meningkatkan pembangunan industri dan mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Malang.

Saat ini sudah banyak investor yang melirik kabupaten sebagai daerah yang strategis untuk menanamkan modal. Beberapa di antaranya bahkan sudah menjalin komunikasi serius dengan Pemkab Malang. Targetnya, tahun depan harus ada 10 atau lebih investor yang masuk ke wilayah kabupaten. ”Kalau (nilai investasi, Red) satu investor masing-masing Rp 1 triliun hingga Rp 2 triliun, maka totalnya ya sekitar Rp 20 triliun yang nanti akan ditanamkan modalnya di Kabupaten Malang,” terang Sanusi.

Baca Juga:  Hari Pertama Penyekatan Mudik 2021, 70 Kendaraan Balik Kucing

Target ini disebut Sanusi realistis. Sebab, Kabupaten Malang memiliki potensi dan daya tarik yang besar di kalangan investor, di antaranya seperti ketersediaan lahan masih terbuka luas juga infrastruktur yang sangat memadai. Ditambah lagi saat ini juga sudah berdiri Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari yang siap untuk menampung investor asing maupun lokal dengan skala besar. ”Kabupaten Malang juga dilintasi jalan tol mulai dari Malang menuju Kepanjen, kemudian lanjut menuju Blitar,” imbuhnya.

Pewarta: Achmad Fikyansyah

KABUPATEN – Pemkab Malang terus mencari cara agar pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19 bisa dirasakan masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan adalah membuka lebih banyak investor menanamkan modalnya di Kabupaten Malang.

Bupati Malang Drs H. M. Sanusi menuturkan, salah satu sektor yang digenjot saat ini adalah penanaman modal atau investasi. Tujuannya tidak lain adalah untuk meningkatkan pembangunan industri dan mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Malang.

Saat ini sudah banyak investor yang melirik kabupaten sebagai daerah yang strategis untuk menanamkan modal. Beberapa di antaranya bahkan sudah menjalin komunikasi serius dengan Pemkab Malang. Targetnya, tahun depan harus ada 10 atau lebih investor yang masuk ke wilayah kabupaten. ”Kalau (nilai investasi, Red) satu investor masing-masing Rp 1 triliun hingga Rp 2 triliun, maka totalnya ya sekitar Rp 20 triliun yang nanti akan ditanamkan modalnya di Kabupaten Malang,” terang Sanusi.

Baca Juga:  Mengukur Efektivitas Jalur Lingkar Barat Kota Batu

Target ini disebut Sanusi realistis. Sebab, Kabupaten Malang memiliki potensi dan daya tarik yang besar di kalangan investor, di antaranya seperti ketersediaan lahan masih terbuka luas juga infrastruktur yang sangat memadai. Ditambah lagi saat ini juga sudah berdiri Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari yang siap untuk menampung investor asing maupun lokal dengan skala besar. ”Kabupaten Malang juga dilintasi jalan tol mulai dari Malang menuju Kepanjen, kemudian lanjut menuju Blitar,” imbuhnya.

Pewarta: Achmad Fikyansyah

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/