22.8 C
Malang
Senin, April 8, 2024

Ini Kronologi Gudang PO Bus Bagong Terbakar

KEPANJEN — Gudang Perusahaan Otobus (PO) Bagong di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Ardirejo, Kecamatan Kepanjen terbakar. Diduga, api berasal dari sisa pembakaran sampah, kemudian melahap gudang berisi barang bekas tersebut.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran (PPK) PMK Kabupaten Malang Goly Karyanto mengatakan, api yang membakar gudang itu diketahui sekitar pukul 10.27. Para pegawai langsung menghubungi pihak pemadam kebakaran. ”Petugas sampai di lokasi pukul 10.40. Satu jam kemudian api bisa dipadamkan, tepatnya pukul 11.45,” ujar Goly .

Informasi yang dihimpun Goly, ada seseorang yang membakar sampah yang lokasinya tidak jauh dari gudang. Diduga api belum benar-benar padam, kemudian si pembakaran sampah itu meninggalkan lokasi.

Baca Juga:  29.918 Warga Dianggap Tak Miskin Lagi, Kemensos Cabut Bantuan Program PKH

Diduga api itu membesar , kemudian tersapu angin dan membakar gudang PO Bagong. ”Kami menurunkan empat unit mobil pemadam kebakaran, dengan 16 personel, serta 1 unit ambulans,” imbuhnya.

Tidak ada korban jiwa. Namun pemilik bangunan menanggung kerugian material sekitar Rp 50 juta. Goly mengimbau warga bisa lebih berhati-hati saat membakar sampah. Sebelum meninggalkan lokasi, pastikan api sudah. ”Kalau tiba-tiba ditinggal, bisa merembet ke mana-mana. Apalagi kondisi angin juga kencang. Sehingga bisa terbang jauh sampah yang dibakar itu,” pungkasnya. (rmc/fik/dan)

KEPANJEN — Gudang Perusahaan Otobus (PO) Bagong di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Ardirejo, Kecamatan Kepanjen terbakar. Diduga, api berasal dari sisa pembakaran sampah, kemudian melahap gudang berisi barang bekas tersebut.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran (PPK) PMK Kabupaten Malang Goly Karyanto mengatakan, api yang membakar gudang itu diketahui sekitar pukul 10.27. Para pegawai langsung menghubungi pihak pemadam kebakaran. ”Petugas sampai di lokasi pukul 10.40. Satu jam kemudian api bisa dipadamkan, tepatnya pukul 11.45,” ujar Goly .

Informasi yang dihimpun Goly, ada seseorang yang membakar sampah yang lokasinya tidak jauh dari gudang. Diduga api belum benar-benar padam, kemudian si pembakaran sampah itu meninggalkan lokasi.

Baca Juga:  Vonis Bebas Gus Dur, Kejari Siapkan Jurus Baru

Diduga api itu membesar , kemudian tersapu angin dan membakar gudang PO Bagong. ”Kami menurunkan empat unit mobil pemadam kebakaran, dengan 16 personel, serta 1 unit ambulans,” imbuhnya.

Tidak ada korban jiwa. Namun pemilik bangunan menanggung kerugian material sekitar Rp 50 juta. Goly mengimbau warga bisa lebih berhati-hati saat membakar sampah. Sebelum meninggalkan lokasi, pastikan api sudah. ”Kalau tiba-tiba ditinggal, bisa merembet ke mana-mana. Apalagi kondisi angin juga kencang. Sehingga bisa terbang jauh sampah yang dibakar itu,” pungkasnya. (rmc/fik/dan)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/