27.8 C
Malang
Minggu, April 7, 2024

Keliling, Bupati Malang Datangi Rumah Duka

KEPANJEN – Respons cepat dilakukan Pemkab Malang untuk menyantuni korban meninggal tragedi Stadion Kanjuruhan. Kemarin (3/10) Bupati Malang H M. Sanusi memimpin takziah ke rumah Aremania yang meninggal. Pemkab Malang menyerahkan santunan Rp 10 juta kepada keluarga korban yang meninggal.

“Pemkab Malang menyerahkan Rp 10 juta. Sedangkan, Bank Jatim Rp 5 juta dan Baznas Rp 5 juta. Ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah daerah bagi warganya yang mengalami musibah. Total ada 68 warga Kabupaten Malang yang meninggal dalam tragedi di Kanjuruhan,” kata Sanusi saat mengunjungi rumah salah satu korban meninggal di Desa Kendalpayak, Pakisaji, kemarin pagi (3/10).

Menurut Sanusi, Pemerintah Kabupaten Malang memang harus hadir di tengah keluarga para korban. Karena itu, pihaknya datang langsung ke rumah Aremania yang meninggal. Selain memberi santunan sebagai tanda belasungkawa, Bupati juga mendoakan para korban. Dengan harapan, keluarga ikhlas dan korban diterima amal ibadahnya.

Baca Juga:  Malang Timur Kini Punya Rumah Sakit Representatif

Rombongan Bupati Malang mengunjungi tiga kecamatan. Yakni, Kecamatan Pakisaji, Gondanglegi, dan Kepanjen. Menurut Sanusi, tiga kawasan yang didatangi kemarin hanyalah simbolis. Sebab, mulai hari ini, 68 warga Kabupaten Malang yang kena musibah akan menerima santunan tersebut. Sehingga, setiap korban akan menerima Rp 20 juta.

Selain itu, Pemkab Malang juga menjamin pengobatan para korban yang sedang terluka dan perawatan. “Sedangkan untuk yang menjalani perawatan termasuk pengobatan semuanya ditanggung Pemerintah Kabupaten Malang,” tegas Bupati Sanusi.

Dia menyebut, Pemkab Malang berupaya mendukung pemerintah pusat meringankan duka para keluarga korban Aremania. Sanusi pun turut mendampingi Menko PMK Muhadjir Effendy dan Mensos RI Tri Rismaharini dalam penyerahan santunan ahli waris Aremania yang menjadi korban Tragedi Kanjuruhan. Yakni senilai Rp 15 juta per korban.

Baca Juga:  Bupati Ikut Tahlilan Korban Tragedi Kanjuruhan

Penyaluran berlangsung di Kecamatan Singosari, Gondanglegi, Kepanjen, Sumberpucung dan Tajinan. ‘’Hari ini, kami jalankan arahan bapak Presiden Joko Widodo. Kami berikan santunan kepada 125 ahli waris yang terdata Kemensos per hari ini (3/10). Yakni di Kota dan Kabupaten Malang yang mengalami bencana sosial tersebut,” ujar Risma.

Menurutnya, ada satu keluarga yang kehilangan dua anggota. Maka, nilai santunannya juga dua plus paket sembako. Kemensos juga mempersiapkan layanan dukungan psikososial bagi anggota keluarga korban. Dengan harapan, mental mereka bisa sembuh dari trauma horor tragedi Stadion Kanjuruhan. (fin/nay)

KEPANJEN – Respons cepat dilakukan Pemkab Malang untuk menyantuni korban meninggal tragedi Stadion Kanjuruhan. Kemarin (3/10) Bupati Malang H M. Sanusi memimpin takziah ke rumah Aremania yang meninggal. Pemkab Malang menyerahkan santunan Rp 10 juta kepada keluarga korban yang meninggal.

“Pemkab Malang menyerahkan Rp 10 juta. Sedangkan, Bank Jatim Rp 5 juta dan Baznas Rp 5 juta. Ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah daerah bagi warganya yang mengalami musibah. Total ada 68 warga Kabupaten Malang yang meninggal dalam tragedi di Kanjuruhan,” kata Sanusi saat mengunjungi rumah salah satu korban meninggal di Desa Kendalpayak, Pakisaji, kemarin pagi (3/10).

Menurut Sanusi, Pemerintah Kabupaten Malang memang harus hadir di tengah keluarga para korban. Karena itu, pihaknya datang langsung ke rumah Aremania yang meninggal. Selain memberi santunan sebagai tanda belasungkawa, Bupati juga mendoakan para korban. Dengan harapan, keluarga ikhlas dan korban diterima amal ibadahnya.

Baca Juga:  Puskesmas Pakisaji Siap Buka Kembali Usai Lockdown

Rombongan Bupati Malang mengunjungi tiga kecamatan. Yakni, Kecamatan Pakisaji, Gondanglegi, dan Kepanjen. Menurut Sanusi, tiga kawasan yang didatangi kemarin hanyalah simbolis. Sebab, mulai hari ini, 68 warga Kabupaten Malang yang kena musibah akan menerima santunan tersebut. Sehingga, setiap korban akan menerima Rp 20 juta.

Selain itu, Pemkab Malang juga menjamin pengobatan para korban yang sedang terluka dan perawatan. “Sedangkan untuk yang menjalani perawatan termasuk pengobatan semuanya ditanggung Pemerintah Kabupaten Malang,” tegas Bupati Sanusi.

Dia menyebut, Pemkab Malang berupaya mendukung pemerintah pusat meringankan duka para keluarga korban Aremania. Sanusi pun turut mendampingi Menko PMK Muhadjir Effendy dan Mensos RI Tri Rismaharini dalam penyerahan santunan ahli waris Aremania yang menjadi korban Tragedi Kanjuruhan. Yakni senilai Rp 15 juta per korban.

Baca Juga:  Hoax Penembakan Pengurus Ponpes di Malang, Polisi Periksa Enam Saksi

Penyaluran berlangsung di Kecamatan Singosari, Gondanglegi, Kepanjen, Sumberpucung dan Tajinan. ‘’Hari ini, kami jalankan arahan bapak Presiden Joko Widodo. Kami berikan santunan kepada 125 ahli waris yang terdata Kemensos per hari ini (3/10). Yakni di Kota dan Kabupaten Malang yang mengalami bencana sosial tersebut,” ujar Risma.

Menurutnya, ada satu keluarga yang kehilangan dua anggota. Maka, nilai santunannya juga dua plus paket sembako. Kemensos juga mempersiapkan layanan dukungan psikososial bagi anggota keluarga korban. Dengan harapan, mental mereka bisa sembuh dari trauma horor tragedi Stadion Kanjuruhan. (fin/nay)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/