22.6 C
Malang
Selasa, Februari 13, 2024

Sekolah Daring, Malang Makmur Siapkan Program Satu Kampung Satu Wifi

MALANG – Ini bisa menjadi kabar gembira bagi siswa Kabupaten Malang, dan para wali murid di Kabupaten Malang. Terutama di masa pandemi yang menuntut pembelajaran dilaksanakan secara daring.

Karena jika terpilih, Paslon Sandi menawarkan program wifi gratis tiap kampung. Praktis, warga Kabupaten Malang tidak perlu khawatir lagi masalah kuota internet untuk pembelajaran daring.

Sanusi menjelaskan bahwa program ini untuk menjawab keresahan masayarakat tentang kuota untuk pembelajaran daring. ”Wifi gratis tiap kampung ini untuk bantu siswa saat sekolah daring,” kata mantan Wakil Bupati Malang ini.

Menurutnya, dirinya juga sudah merencanakan ini dalam pemerintahannya. Namun, harus tertunda karena harus fokus pada penanganan covid. ”Ke depan, jika kami terpilih, kami akan realiasasikan,” terangnya.

Baca Juga:  Pulang Berobat dari RSSA, Pria Asal Dampit Meninggal di Toilet SPBU

Sementara itu, Didik Gatot Subroto menambahkan, saat ini juga sudah ada dana untuk membantu menyelesaikan masalah tersebut. Dimana tiap siswa jenjang TK, SD dan SMP juga ada dana yang bisa untuk mengatasi masalah kuota pembelajaran daring tersebut.

”Siswa TK sebesar Rp 15 ribu, SD Rp 25 ribu dan SMP 30 ribu tiap anak per bulan,” imbuhnya.

Seperti diketahui, tahapan Pilkada Kabupaten Malang sudah memasuki masa kampanye terbuka (rapat umum terbatas). Sedangkan, tadi malam (30/10), tiga paslon juga mengikuti debat publik perdana yang diselenggarakan KPU Kabupaten Malang.

Pewarta: Imam N

MALANG – Ini bisa menjadi kabar gembira bagi siswa Kabupaten Malang, dan para wali murid di Kabupaten Malang. Terutama di masa pandemi yang menuntut pembelajaran dilaksanakan secara daring.

Karena jika terpilih, Paslon Sandi menawarkan program wifi gratis tiap kampung. Praktis, warga Kabupaten Malang tidak perlu khawatir lagi masalah kuota internet untuk pembelajaran daring.

Sanusi menjelaskan bahwa program ini untuk menjawab keresahan masayarakat tentang kuota untuk pembelajaran daring. ”Wifi gratis tiap kampung ini untuk bantu siswa saat sekolah daring,” kata mantan Wakil Bupati Malang ini.

Menurutnya, dirinya juga sudah merencanakan ini dalam pemerintahannya. Namun, harus tertunda karena harus fokus pada penanganan covid. ”Ke depan, jika kami terpilih, kami akan realiasasikan,” terangnya.

Baca Juga:  Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II-2021 Pecah Rekor Tertinggi

Sementara itu, Didik Gatot Subroto menambahkan, saat ini juga sudah ada dana untuk membantu menyelesaikan masalah tersebut. Dimana tiap siswa jenjang TK, SD dan SMP juga ada dana yang bisa untuk mengatasi masalah kuota pembelajaran daring tersebut.

”Siswa TK sebesar Rp 15 ribu, SD Rp 25 ribu dan SMP 30 ribu tiap anak per bulan,” imbuhnya.

Seperti diketahui, tahapan Pilkada Kabupaten Malang sudah memasuki masa kampanye terbuka (rapat umum terbatas). Sedangkan, tadi malam (30/10), tiga paslon juga mengikuti debat publik perdana yang diselenggarakan KPU Kabupaten Malang.

Pewarta: Imam N

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/