23.5 C
Malang
Kamis, April 11, 2024

Startup Dominasi Pengguna Coworking Space Gajayana

MALANG KOTA – Cita-cita Pemkot Malang untuk memfasilitasi masyarakat mengeluarkan ide kreativitas masif dilakukan. Salah satunya memberi tempat khusus seperti coworking space atau kantor yang bisa digunakan semua orang. Dari lima tempat yang dibangun pemkot itu, coworking space di Stadion Gajayana yang paling ramai dipakai.

Selama 2022 lalu, Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang mencatat ada 8 startup yang memakai tempat tersebut. Para pelaku startup sengaja memanfaatkan coworking space karena lebih fleksibel. ”Jumlah itu (pengguna Coworking Space Gajayana) cukup banyak karena lokasinya memang ada di tengah kota,” kata Kepala Disporapar Kota Malang Baihaqi, kemarin (31/1).

Pejabat eselon II B Pemkot Malang itu menilai coworking space masih didominasi perusahaan startup. Meski demikian, tetap saja ada sejumlah masyarakat yang memanfaatkan fasilitas publik tersebut. Jika ditotal pengguna lima coworking space, ada 14 perusahaan dengan 163 anggota yang menggunakan selama 2022 lalu.

Baca Juga:  Gunakan Dana BTT untuk Vaksin PMK, Pemkab Malang Khawatir Langgar Hukum

Masing-masing startup menggunakan coworking space selama satu sampai tiga bulan.  Baihaqi mengatakan, awal tahun ini saja sudah ada beberapa startup yang bergantian memakai coworking space. ”Pada awal tahun ini saja sudah ada dua startup dengan 28 anggota tim yang menempati,” ucapnya.

Sementara itu, salah satu pengguna Coworking Space Gajayana Dako Brand and Communication (Dako BC) sudah  empat bulan menggunakan fasilitas publik tersebut. Anggota Tim Dako BC Royan Firdaus mengatakan, sangat terbantu dengan adanya coworking space gratis tersebut. ”Kami hanya modal meja kerja saja, mulai dari wifi, AC, listrik, hingga kamar mandi dalam yang bersih,” ucap dia

Selain itu, tempat yang berada di tengah kota juga mempermudah akses mereka. Startup yang bergerak di bidang digital marketing tersebut memiliki 13 anggota tim yang berkantor di Coworking Space Gajayana. ”Semoga segera dibuka ruangan-ruangan SAM Space  baru, agar semakin banyak start up seperti kami yang bisa memanfaatkan fasilitas ini,” ujar Royan. (dur/adn)

MALANG KOTA – Cita-cita Pemkot Malang untuk memfasilitasi masyarakat mengeluarkan ide kreativitas masif dilakukan. Salah satunya memberi tempat khusus seperti coworking space atau kantor yang bisa digunakan semua orang. Dari lima tempat yang dibangun pemkot itu, coworking space di Stadion Gajayana yang paling ramai dipakai.

Selama 2022 lalu, Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang mencatat ada 8 startup yang memakai tempat tersebut. Para pelaku startup sengaja memanfaatkan coworking space karena lebih fleksibel. ”Jumlah itu (pengguna Coworking Space Gajayana) cukup banyak karena lokasinya memang ada di tengah kota,” kata Kepala Disporapar Kota Malang Baihaqi, kemarin (31/1).

Pejabat eselon II B Pemkot Malang itu menilai coworking space masih didominasi perusahaan startup. Meski demikian, tetap saja ada sejumlah masyarakat yang memanfaatkan fasilitas publik tersebut. Jika ditotal pengguna lima coworking space, ada 14 perusahaan dengan 163 anggota yang menggunakan selama 2022 lalu.

Baca Juga:  Otoritas Kesehatan Sulit Deteksi Data Infertilitas

Masing-masing startup menggunakan coworking space selama satu sampai tiga bulan.  Baihaqi mengatakan, awal tahun ini saja sudah ada beberapa startup yang bergantian memakai coworking space. ”Pada awal tahun ini saja sudah ada dua startup dengan 28 anggota tim yang menempati,” ucapnya.

Sementara itu, salah satu pengguna Coworking Space Gajayana Dako Brand and Communication (Dako BC) sudah  empat bulan menggunakan fasilitas publik tersebut. Anggota Tim Dako BC Royan Firdaus mengatakan, sangat terbantu dengan adanya coworking space gratis tersebut. ”Kami hanya modal meja kerja saja, mulai dari wifi, AC, listrik, hingga kamar mandi dalam yang bersih,” ucap dia

Selain itu, tempat yang berada di tengah kota juga mempermudah akses mereka. Startup yang bergerak di bidang digital marketing tersebut memiliki 13 anggota tim yang berkantor di Coworking Space Gajayana. ”Semoga segera dibuka ruangan-ruangan SAM Space  baru, agar semakin banyak start up seperti kami yang bisa memanfaatkan fasilitas ini,” ujar Royan. (dur/adn)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/