Malang Raya Dibidik Jadi Host PON

MALANG KOTA – Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2020 berpotensi hadir di Malang Raya. Hal itu terjadi, karena beberapa venue untuk cabang olahraga (cabor) di Bumi Cendrawasih informasinya ada yang belum ready.

Sehingga, pilihannya adalah ada cabor yang dirasionalisasi atau dicoret dari list pertandingan. Atau, pindah tempat pertandingan di luar Papua. Nah, Kota Malang, Kota Batu, dan Kabupaten Malang berpotensi menjadi venue penyelenggaraan sport sepeda.

Kabid Binpres PB Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Jawa Timur Sugeng Trihartono menyatakan, jika rencana itu benar-benar terjadi, maka Malang Raya bakal kebagian menjadi host (penyelenggara) balap sepeda.

”Batu menjadi tempat untuk downhill dan cross country, lalu Kabupaten Malang kebagian Mountain Bike (MTB) dengan Road Race. Sedangkan nomor criterium di Kota Malang,” tutur pria yang akrab disapa Tono itu.

Lebih lanjut, dia mengaku pihak ISSI Kota Malang menerima dengan tangan terbuka apabila rencana akan dilaksanakan. Namun, memang harus ada perbaikan sejumlah venue yang digunakan.

Sebab, menurut dia, masih ada yang belum memenuhi standar untuk menyelenggarakan ajang empat tahunan itu. ”Untuk nomor criterium memang bisa dilangsungkan di Balai Kota Malang, tapi juga perlu pembenahan terlebih dahulu,” ungkap dia.

Selain itu, tambahnya, jika ingin nomor BMX digelar di Velodrome Kota Malang, dibutuhkan banyak revisi, khususnya pada sarana dan prasarana. ”Mulai dari lintasan, sampai tingginya star memang perlu untuk diperbaiki (standardisasi) untuk sesuai regulasi PON,” terang dia.

Salah satu contohnya, diungkapkan oleh Tono adalah lintasan harus dilebarkan lagi. Dalam perkembangannya, Tono mengaku kalau saat ini masih menunggu surat dari KONI pusat dan Jawa Timur bagaimana rencana itu ke depan.

”Kami masih menunggu kepastiannya, baru setelah itu bakal sowan (berkunjung) ke dispora sampai wali kota,” tutur dia. Diakuinya, terkait host balap sepeda Malang saat ini mendapatkan saingan dari Banyuwangi.

Pewarta : Galuh Prasetyo
Copy Editor : Amalia Safitri
Penyunting : Aris Dwi Kuncoro