Malang Berdoa, Bakal Menggaung di Unisma

David Tobing (kanan) bersama KH Marzuki Mustamar kemarin (2/5).

MALANG KOTA – Tiga tokoh agama Malang Raya, KH Marzuki Mustamar, Romo Benny Prasetyo, dan Gus Zain Baik bakal memberi pesan khusus saat digelar acara Malang Berdoa di Unisma lusa (5/5). Salah satu pesan utamanya soal pentingnya perdamaian antaragama.

”Ada juga yang lain (tokoh agama),” ungkap Sekjen Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKAUB) yang juga ketua panitia Malang Berdoa David Tobing kepada Jawa Pos Radar Malang kemarin (2/5).

Terkait rencana Malang Berdoa yang diinisiasi FKAUB bersama Jawa Pos Radar Malang itu, imbuh David, dia bersama panitia sudah sowan ke rumah KH Marzuki Mustamar.

Menurut dia, KH Marzuki mendukung acara ini. Dia menyebutkan jika selama ini agama Islam ingin mewujudkan peradaban yang damai.

Apalagi di Indonesia, maka harus mempunyai basis Islam Nusantara. Ini diterangkan David ketika mendapatkan pesan itu langsung dari KH Marzuki. Sebab, sang kiai berhalangan hadir pada Sabtu (5/5).

”Jadi, pesannya kami akan buatkan video untuk KH Marzuki dan beberapa tokoh yang lain,” imbuhnya.

Kurang dua hari pelaksanaan, David melanjutkan, panitia sudah mencatat ada 800 orang yang menyatakan akan memadati Unisma.

Tak hanya itu, dia menjelaskan jika pesan perdamaian ini juga ditujukan kepada Indonesia yang akan menghadapi pilkada serentak pada 27 Juni mendatang. Jadi, acara tersebut bisa menjadi pelopor dan berkomitmen untuk tetap damai meskipun mempunyai perbedaan pilihan.

Terakhir dia menyatakan, Malang Berdoa ketiga ini memiliki spirit yang sama, yaitu mewujudkan kedamaian di Kota Malang. Dengan demikian, kehidupan umat beragama di Kota Malang berjalan harmonis. Mereka saling menghormati, menghargai, dan memiliki toleransi.

”Wujud konkretnya adalah komunikasi yang intens antarpemuka agama dalam wadah FKAUB,” katanya.

Pewarta: Rino Hayyu
Penyunting: Abdul Muntholib
Copy Editor: Dwi Lindawati
Foto: Sampurno