Makin Mantab Melangkah, Mundjidah Kembalikan Formulir ke Gerindra Sinergi Jawa Pos

JOMBANG – Langkah Mundjidah Wahab untuk mendapatkan tiket calon bupati Jombang semakin mantap.

Selain melakukan  lobi politik ke sejumlah parpol, Mundjidah juga sudah memiliki relawan di seluruh desa di Kabupaten Jombang.  

Sekretaris DPC PPP Kabupaten Jombang M Ja’far Shodiq mengatakan, dibentuknya tim tersebut untuk melakukan sosialisasi, pengamanan suara dan mencari dukungan bakal calon Bupati Jombang Mundjidah Wahab.

Pihaknya juga sudah memperkuat komunikasi mulai jajaran pengurus anak cabang (PAC) dan majelis ranting. Jumlahnya merata tersebar di Kabupaten Jombang.



Lebih dari itu Ja’far menjelaskan, jajaran ranting tingkat desa juga mulai merapat. Jumlahnya per desa ada sekitar 15 orang. Ditambah relawan Mundjidah satu desa ada 10 orang.

”Jadi mereka tersebar di  306 desa dan kelurahan, dengan suara itu kami optimistis dapat memenangkan pilbup nanti,’’ ujar staf ahli Fraksi PPP DPRD Jombang ini.

Disamping itu, komunikasi dengan partai politik juga gencar dilakukan. Dukungan suara terus ditampung partai berlambang Kakbah ini.

Sejauh ini ada enam partai dengan PPP yang sudah memberikan sinyal dukungan kepada Mundjidah. Diantaranya, PPP, Demokrat, Gerindra, PDIP, dan Hanura. ”Saat ini kami sudah mengembalikan formulir pendaftaran di lima partai,’’ jelasnya.

Lantas bagaimana rekom dari masing-masing partai? Ja’far mengakui sampai detik ini belum ada satu  yang mengeluarkan rekomendasi.

Termasuk Partai Gerindra yang baru saja mengembalikan formulir. Hanya saja, ia berharap dari kelima partai itu, masing-masing menurunkan rekom untuk Mundjidah.

”Kami harap semua turun ke Bu Mun,’’ tandasnya seraya menyebut saat ini Mundjidah Wahab mengikuti fit and proper test di DPP PDIP di Jakarta pusat.

Ditemui terpisah, Zainal Fanani ketua penjaringan bakal calon Partai Gerindra menyebut, sampai (13/9) kemarin dirinya sudah menerima tiga bakal calon yang mengembalikan formulir pendaftaran.

”Jadi sudah ada tiga masing-masing  Bu Mundjidah, Pak Rambah dan Haji Khodir,’’ jelasnya.

(jo/ang/bin/JPR)