Makanan Favorit Monyet Ini Bisa Jadi Kompos di Tangan Mahasiswa ITN Malang

Para mahasiswa ITN Malang ini olah kulit pisang jadi pupuk kompos

KOTA MALANG – Pisang, makanan primadona monyet ini selalu meninggalkan sampah kulitnya saat dikonsumsi. Kulitnya yang basah dan licin biasa digunakan untuk pakan ternak atau sering juga dibuang sembarang tempat tanpa pemanfaatan kembali. Oleh karena itu, para mahasiswa Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, Dona Nathasya Hotan, bersama Refaldi Saputra, Nabila Suci Adani, Astrina Dassie, dan Andika Yoga Pradana menciptakan sebuah terobosan pemanfaatannya.

“Saya lihat di kampung halanan saya di NTT, kulit pisang di mana-mana hanya dibuang atau kasih makan ternak,” ujar ketua tim, Dona Nathasya Hotal. Mahasiswa Teknik Lingkungan ITN Malang itu menyayangkan pemanfaatan pisang yang tidak maksimal, padahal kulit pisang mengandung protein, kalsium, fosfor, magnesium, hingga sulfur yang baik untuk dijadikan pupuk organik.

Kulit pisang awalnya mereka keringkan, lalu mereka cacah menjadi ukuran 2 cm. “Setelah itu kita masukkan dalam drum kapasitas sedang dan dilubangi bagian bawahnya dan sudah diberi tanah humus,” kata Dona. Setalah tanah humus, kulit pisang, di atasnya diberi tanah hutan kemudian diberi larutan EM4 sebanyak 5 ml per drum.

Proses pengkomposan ini berlangsung selama 1 bulan dengan dilapisi tutup terpal. Setelah itu barulah produk ini bisa menjadi pupuk yang mereka namai Kos Usang (Kompos Dari Kulit Pisang). Pupuk organik ini kemudian dikemas dalam kemasan 3,5 kg. Mereka meyakinkan konsumen dengan menambahkan berbagai label resmi seperti BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) serta label halal MUI (Majelis Ulama Indonesia).

Dengan label kepercayaan tersebut, mereka optimis pupuk organik ini dapat diterima masyarakat. tak pelak Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Kewirausahaan ini menjadi salah satu yang lolos pendanaan Kemenetrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Jika lolos maka pupuk ini akan beradu kreatif dengan inovasi lain di Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) 32.



Pewarta: Rida Ayu
Penyunting: Kholid Amrullah
Foto: Istimewa
Link: www.itn.ac.id