Main Judi Ceki Saat Ramadan, Lima Pria Karangploso Diciduk Polisi

Uang uantuk judi ceki dirampas polisi

MALANG – Rahmad Suyudi, 44, Agus Siswato, 44, Agus Bawono, 44, Mariyanto, 39, warga Dusun Mojosari RT 03 RW 13 Desa Ngenep Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang dan Raki, 55, warga Dusun Mojosari RT 06 RW 13 Desa Ngenep Kecamatan Karangploso harus rela mendekam di Kantor Polisi Polsek Karangploso karena kedapatan bermain Judi Ceki.

Kelima pria dewasa ini ditangkap petugas pada Kamis, (16/5) dini hari sekitar pukul 02.00 di TKP judi di Dusun Glugur, Mojosari, Desa Ngenep, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang.

“Kartu Ceki ini bisa juga disebut kartu Nyonya, Lintrik, dan juga kartu Unyik, ini melanggar pasal 303 KUHP tentang tindak pidana perjudian yang terjadi dalam wilayah Negara Republik Indonesia karena pelaku judi unyik tanpa ijin,” tandas Kasubag Humas Polres Malang, AKP Ainun Djariyah.

Laporan bermula dari anggota Polsek Karangploso yang sedang melakukan patroli dan mendapati informasi dari warga jika di daerah di Dusun Glugur Mojosari, Desa Ngenep tersebut ada sekelompok orang sedang bermain judi.

“Setelah diselidiki ternyata informasi warga tersebut benar. Petugas kemudian melakukandan berhasil menangkap 5 orang pemain judi unyik ini,” tambah Ainun.



Saat dilakukan penggrebekan oleh polisi, perjudian tersebut juga masih berlangsung. Pelaku pun tidak dapat mengelak karena dari tangannya sendiri polisi berhasil mengamankan beberapa barang bukti berupa uang tunai sejumlah Rp.1.165.000 yang akhirnya memberatkan tersangka.

“Dari tangan para tersangka, polisi berhasil menyita barang bukti berupa dua set kartu lintrik , uang tunai dan alas tikar. Untuk kemudian kelima tersangka dan barang bukti dibawa ke Mapolsek untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut,” tutupnya.

Pewarta: Elfran Vido
Penyunting: Kholid Amrullah
Foto: Elfran Vido