Mahasiswa UM Sulap Limbah Jadi Produk Fashion

MALANG KOTA – Sejumlah mahasiswa jurusan Tata Busana Universitas Negeri Malang (UM) sukses mengolah limbah kulit menjadi produk fashion yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Mereka menjadikan limbah kulit bekas pembuatan sepatu menjadi tas cantik dengan aksesori menarik.

Anisa Permataningtyas, ketua kelompok yang menamakan brand-nya Limit (Limbah Kulit), mengaku, inovasinya itu berawal dari salah satu problem industri sepatu kulit di daerah Gadang, Kota Malang. Yaitu, limbah indutri yang selama ini belum dimanfaatkan dengan baik. Sebab, limbah industri kulit di Gadang itu dibakar begitu saja.

Dampaknya pada polusi udara dan bau tak enak yang dihasilkan. ”Kami berupaya mencari jalan keluar agar limbah kulit itu bisa dimanfaatkan,” ujar Anisa pada Jawa Pos Radar Malang, kemarin.

Mahasiswa jurusan tata busana itu menjelaskan, satu pemilik industri sepatu di gadang setiap bulannya bisa menghasilkan limbah kulit sepatu sebanyak 10 kuintal, bergantung dengan jumlah order produk sepatu yang dikerjakan. ”Kami menganggap, itu adalah peluang besar untuk mengembangkan nilai ekonomis dari limbah kulit,” jelasnya.

Kulit yang menjadi bahan sepatu di Gadang tersebut memiliki ciri khas tersendiri. Mulai dari mulai tekstur dan aroma serta ketahanan produknya. Sehingga, kulit tersebut bisa dikatakan memiliki nilai jual yang relatif lebih tinggi dan memiliki pasar yang cukup besar.

Anisa menambahkan, perlu adanya pengelolaan limbah sisa-sisa potongan kulit agar memberikan solusi terhadap permasalahan lingkungan. Selain itu, untuk mengurangi limbah yang dan lebih termanfaatkan untuk menambah penghasilan di samping pekerjaan utama sebagai produksi sepatu.

Pengolahan limbah dapat dilakukan dengan cara mendaur ulang kembali sisa limbah kulit dengan membuat produk inovatif di bidang fashion.

Anisa bersama dua temannya, yaitu Eliza Esslatica dan Ahmad Rifqi, mengagas produk daur ulang tersebut menjadi produk tas yang terbuat harga terjangkau. Selain dapat tampil menarik dan fashionable, produk Limit merupakan salah satu solusi untuk mengurangi permasalahan yang timbul dari limbah.

Produk Limit didesain berdasarkan tren fashion tas yang sedang banyak digemari sehingga produk ini tidak akan terlihat oldschool. Produk ini mengutamakan desain yang unik, elegan, dan eksklusif.

Sebab, produk ini didesain menggunakan teknik modular yang terinspirasi dari motif batik kawung yang telah kami modifikasi kembali. Selain itu, desain produk yang dibuat terbatas setiap koleksi desain sehingga akan terlihat lebih eksklusif. Produk Limit hadir memberikan solusi untuk wanita yang ingin tampil menarik dan fashionable dengan budget yang terjangkau. (kis/c3/lid)