Mahasiswa UB Keberatan, Wisuda Digeser ke Weekdays

Malang Kota – Apa jadinya kalau wisuda kampus di Kota Malang pindah dari weekend ke weekdays ? Yaps, dinilai jadi salah satu biang bertambah parahnya kemacetan saat wekend. Pemkot Kota Malang sudah menghimbau agar kampus mengadakan wisuda pada saat hari biasa.

Menanggapi hal tersebut, enam dari 10 mahasiswa Universitas Brawijaya sangat meragukan hal itu. Sementara empay lainnya, tak mau berkomentar.

Salah satunya, Yulia Kasih Rahayu. Mahasiswa Fakultas Hukum ini mengatakan, perihal kemacetan bukan hanya soal pelaksanaan wisuda ketika weekend dan kunjungan wisatawan. Melainkan lahan parkir, mengingat lahan parkir di kampus ternama ini memang sangat terbatas.

Dijelaskan, saat hari efektif pun susah untuk mencari lahan parkir. Apalagi saat moment wisuda tiba, parkir kendaraan bisa meluber hingga ke area fakultas-fakultas yang jauh sekalipun.

“Ya kalo kampus lain yang lahannya luas dijadikan satu sama hari efektif, fine aja. Tapi kalau untuk UB, mending cari solusi lahan parkir dulu,” ungkapnya.

Menurut dara asal Jember ini, Kota Malang memang sudah terkenal macet. Dari pagi sampai menjelang malam.

“Mending wisudanya tetep dilaksanakan pada akhir pekan aja. Tidak mengganggu kegiatan mahasiswa di hari efektif juga,” tambah Yulia

Sementara itu, diketahui Rektor Universitas Brawiajaya Malang, Prof. Dr. Ir. Nuhfil Hanani. A.R. MS, menolak wacana ini. Menurutnya alasan karena banyaknya wisatawan saat weekend sehingga harus merubah hari gelaran wisuda ke weekdays tidaklah relevan.

Ia mengaku keberatan. Karena faktor dosen yang diharuskan mengajar saat hari efektif. Sehingga sangat kecil kemungkinan bisa merealisasikan.

Pewarta : Feni Yusnia
Penyunting : Shuvia Rahma
Fotografer : Feni Yusnia