Mahasiswa FIA UB Bahas Tantangan Tata Kelola Perusahaan di Era 4.0 dengan Dosen Asing

KOTA MALANG – Berbicara corporate governance atau tata kelola perusahaan saat ini jauh berbeda dengan dulu. Di era disruption technology ini, teknologi memiliki andil besar pengaruhnya daripada sumber daya manusia (SDM).

Topik hits ini dikupas tuntas dalam kuliah tamu yang digelar jurusan Administrasi Bisnis Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Brawijaya (UB) di Gedung E lantai 10, Senin (18/11). Bertema Corporate Governance during Disruption Technologies.

Dengan mendatangkan pemateri dari University of South Australia, Dr Elvia R Shauki. Dalam pemaparannya, Elvia menjelaskan tantangan tata kelola perusahaan yang kadang ‘penolakan’ teknologi kepada 50 mahasiswa S2 Administrasi Bisnis.

“Contoh kecil UMKM (Usaha mikro Kecil dan Menengah). Saya pernah mengajari UMKM untuk memasarkan produk lewat Instagram. Belajar cara foto dan sebagainya. Tapi masyarakat enggan, untuk belajar sesuatu yang baru, inilah tantangan kita semua,” paparnya.

Menurutnya saat ini, mahasiswa harus mulai mendeteksi masalah seperti itu dengan critical thinking yang tajam. Isu-isu UMKM dan hubungannya dengan digital marketing saat ini sedang dicari-cari para pembaca.

“Menulis paper itu tergantung yang bikin, mau cuma sekadar ‘masak’, atau memenuhi selera masyarakat. Dalam menganalisis UMKM misalnya, harus ada keterkaitan dengan local wisdom, dan bagaimana caranya Anda menyatukan itu dengan teknologi. Kalau tanpa teknologi saat ini susah loh,” jelasnya.

Ketua Prodi S2 Administrasi Bisnis, Tri Wulida Afrianty, S.Sos, M.Si, MHRM, Ph.D mengatakan dengan mendatangkan dosen asing ini diharapkan mahasiswa dapat mengambil sudut materi dalam konteks global. Utamanya untuk meningkatkan kapasitas mahasiswa dalam membuat paper ke depan.

“Dari penjelasan materi nantinya, para mahasiswa dapat menganalisis sejauh mana critical thinkingnya berjalan. Harapannya mahasiswa nanti nggak sekadar membuat paper, tapi wawasan ini nanti membuat mereka bahkan memberi usulan dan manfaat untuk suatu governance,” bebernya.

Kuliah tamu ini merupakan rangkaian three in one program FIA UB. Kegiatan ini akan dilaksanakan hingga Rabu (20/11) mendatang. Selain dosen luar negeri, dalam program ini juga mahasiswa akan diajar dosen internal dan praktisi. Sepenuhnya program ini dibiayai pihak UB.

Pewarta: Rida Ayu
Foto: Rida Ayu
Penyunting: Fia