Lupakan Bom, Selfie di Gereja

Seorang guide (kaus putih) menjelaskan keunggulan konstruksi GPIP Immanuel kemarin (23/5)

MALANG KOTA – Gerakan #kamitidaktakutteroris diwujudkan para wisatawan. Meski gereja kerap menjadi sasaran teroris, kemarin (23/5) rombongan wisatawan justru menyambangi beberapa gereja di Kota Malang. Para wisatawan tersebut berasal dari Banjarmasin, Jogjakarta, Bali, hingga Jakarta

Saat mengunjungi Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat (GPIB) Immanuel di utara Alun-Alun Kota Malang, para wisatawan itu kagum akan arsitekturnya. Mereka tampak manggut-manggut setelah mendengar penjelasan dari tour guide (pemadu wisata). Di antara mereka, ada juga yang asyik selfie, seolah melupakan bahwa gereja kerap jadi sasaran bom teroris.

”Ini wisata yang jarang ditemukan. Saya di Jakarta belum pernah masuk gereja dan melihat kemegahannya,” ujar salah satu wisatawan kepada tour guide.

Kunjungan wisatawan ke beberapa gereja itu dibawa oleh Organisasi Pengurus Rent Car Daerah (Asperda) Malang melalui fam trip (perjalanan wisata untuk mengenalkan potensi wisata) dalam rangka menggelorakan animo wisatawan ke Malang.

”Banyak wisatawan ini menunjukkan Malang masih aman,” kata Divisi Sosbudpar DPP Asperda Malang Raharia Padmeswara di sela-sela mendampingi wisatawan.

Usai pengeboman tiga gereja di Surabaya, kata Raharia, kunjungan wisawatan di Jatim menurun sekitar 40 persen. Namun untuk Kota Malang, kunjungan wisatanya masih stabil. Hal itu diketahui Raharia dari penumpang yang mendarat di Bandara Abdulrachman Saleh, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Seperti diberitakan, pada Minggu lalu (13/5) teroris meledakkan bom di tiga gereja di Surabaya. Aksi tersebut menewaskan belasan korban. Usai bom bunuh diri di Surabaya, malam harinya terjadi ledakan bom di Sidoarjo. Surabaya sempat mencekam, kemudian muncul gerakan perlawanan terhadap teroris. Misalnya, tagar #kamitidaktakutteroris, #suroboyogakwedi, dan gerakan lain sebagai simbol perlawanan terhadap teroris.

Selain mengenalkan potensi wisata di gereja-gereja, Raharia juga mempromosikan destinasi wisata ikonik. Misalnya, Kampung Tridi, Kampung Kripik Sanan, Kampung Heritage Kayutangan, Kampung Topeng, dan Kampung Religi Ki Ageng Gribig. Selain itu, kali ini Masjid Agung Jami’ Kota Malang dan GBIP Immanuel juga masuk daftar kunjungan.

Pewarta: Fajrus Shiddiq
Penyunting: Mahmudan
Copy Editor: Arief Rohman
Foto: Darmono