Luar Biasa, Pengajar CLCC UIN Malang Kuasai Tiga Bahasa

CLCC UIN Malang

KOTA MALANG UIN Malang belum mempunyai jurusan sastra China. Tapi, tiga tahun lalu kampus multibahasa tersebut telah mendirikan Chinese Language and Culture Center, atau kursus bahasa dan studi budaya China. Dari manakah pengajarnya?

Radar menemui kepala CLCC, Dr. Zakiyah Arifa, M.Pd. Ia mengatakan, pengajar di kursus bahasa Mandarin ada dua macam, yakni pengajar asal China dan Indonesia.

“Jadi ada dua native speaker dan kami asal Indonesia ini,” ujarnya saat ditemui radarmalang.id.

Yang menarik ini ialah pengajar asal Indonesia. Dari total tiga pengajar, semuanya memiliki background studi bahasa Arab sekaligus dosen bahasa Arab.

Meskipun begitu, imbuh Zakiyah, kualitas bahasa Mandarin pengajar CLCC tak bisa diremehkan. Sebab, dosen-dosen tersebut sebelumnya telah mengikuti pelatihan bahasa Mandarin langsung di negara tirai bambu.



“Kami sebelum didirikan CLCC ini sudah dikirim ke China untuk belajar di sana,” imbuh lulusan asli UIN Malang tersebut.

Selain itu, di China, lanjut Zakiyah, para pengajar juga belajar tentang budaya Cina sembari memperkenalkan budaya Indonesia.

“Kami juga bertukar budaya di sana. Pokoknya seru. Kami mengunjungi beberapa masjid juga di sana,” tuturnya sambil tersenyum.

Seperti diketahui, CLCC memang kursus bahasa Mandarin yang memberikan konten Islam di dalam pengajarannya. Bisa dilihat dari modul yang dipakai, yakni penggunaan bahasa Inggris, Arab dan Mandarin.

Ketiga bahasa internasional itu digunakan dalam modul pengajaran karena peminatnya bukan hanya dari Indonesia tapi juga negara lain, seperti Malaysia, Sudan, sampai Turki.

Pewarta: Bob Bimantara Leander
Penyunting: Kholid Amrullah