Listrik Padam, Tetap Terang Berkat Biogas

Peternakan sapi perah tak hanya memberi keuntungan dari penjualan susu segar semata. Bahkan, limbahnya pun juga bisa dimanfaatkan peternak. Selain untuk kebutuhan pupuk organik, limbah kotoran sapi juga dapat dimanfaatkan untuk biogas.

Biogas yang dihasilkan dari pengolahan limbah sapi bisa digunakan untuk keperluan masak. Selain itu, gas yang dihasilkan juga bisa menjadi solusi untuk menghidupkan lampu penerangan rumah. Sehingga, jika listrik mengalami pemadaman sewaktu-waktu, warga tidak perlu khawatir.

Salah seorang warga yang memanfaatkan limbah sapi perah untuk biogas adalah Mujiati. Ibu dari delapan anak ini mengaku bisa menghemat puluhan ribu rupiah tiap bulannya dengan adanya biogas tersebut.

”Tiap bulan tidak perlu beli LPG lagi. Tiap bulan bisa habis tiga LPG,” ujar Mujiati saat ditemui di rumahnya, beberapa waktu lalu.

Dia melanjutkan, keluarganya juga tak perlu mengeluarkan uang untuk beli lilin. Karena saat lampu padam, dia memanfaatkan lampu dari biogas untuk penerangan rumahnya. ”Pokoknya banyak keuntungan dengan biogas,” ucap wanita 17 cucu ini.

Lebih lanjut, keluarganya sudah memanfaatkan biogas tersebut sekitar dua tahun terakhir. Bahan baku biogas tersebut dari kotoran ternak miliknya. ”Gasnya bisa untuk nyalakan kompor gas seharian. Melimpah banget,” terangnya.

Pewarta: Imam Nasrodin