Lionel Messi Bisa Jadi Choirul Huda-nya Barcelona

Seperti diketahui, Huda merupakan pemain yang setia bersama satu klub sepanjang karirnya. Sejak 1999, dia tak pernah berpaling dari Persela. Sampai tragedi yang merenggut nyawanya di lapangan pada 15 Oktober 2017, total Huda sudah menghabiskan 18 tahun bersama Laskar Joko Tingkir—julukan Persela.

Bahkan, andai musibah tak menimpanya pada usia 38 tahun, Huda pun sudah berkomitmen untuk tak berpindah hati dari Persela sampai pengujung karirnya. Tak heran dia lantas mendapat julukan “The One Man, One Club, One Love“.

Kesetiaan Choirul Huda bersama Persela Lamongan membuatnya dijuluki “The One Man, One Club, One Love”.
(Dipta Wahyu/Jawa Pos)

Memang, selain Huda, masih ada lagi beberapa nama yang menghabiskan karirnya bersama satu klub. Sebut saja Francesco Totti yang melalui 25 musim di AS Roma, Ryan Giggs 14 tahun di Manchester United, Paolo Maldini 16 tahun di AC Milan, Carles Puyol di Barcelona, Matt Le Tissier di Southampton, dan banyak lagi.

Namun, ada kemiripan durasi masa bakti antara Messi dan Huda. Saat kontraknya berakhir pada 2021, total Messi bermain 17 tahun bersama Barcelona sejak debutnya pada 2004. Usia Messi ketika kontraknya kedaluwarsa adalah 34 tahun. Dengan kata lain, pemain berjuluk La Pulga itu sudah memasuki periode ujung karirnya.

Peluang untuk menambah masa bakti setahun setelahnya dan melengkapi karir di Barcelona menjadi 18 tahun pun masih terbuka. Saat berusia 35 tahun itu, Messi bisa menjadikannya momen yang pas untuk berpisah dengan Barcelona dan sepak bola. Sebagai one man club, laiknya Huda, Totti, Giggs, Maldini, dan lainnya.

“Saya bersenang-senang seperti anak kecil bermain di jalanan. Ketika hari itu datang saat saya tidak menikmati lagi bermain, saya akan meninggalkan sepak bola,” bunyi komentar Messi pada Mei 2011, memberi gambaran kapan dirinya akan pensiun dari lapangan hijau.

Langkah Messi menuju sana mungkin tak setragis Huda, yang terpaksa mengakhiri karir lebih dini karena musibah di lapangan. Namun, Messi punya peluang besar untuk menjadi Choirul Huda-nya Barcelona. The One Man, One Club, One Love. Seorang legenda yang sampai kapan pun akan selalu dikenang dan dicintai oleh fans.


(ira/ce1/JPC)