Lincah tapi Tetap Anggun

Mendapat support penuh dari kedua orang tuanya di bidang tari, membuat sahabat Ratih Monika Putri banjir prestasi. Sejak berusia enam tahun, dia memang aktif belajar di sebuah sanggar. ”Kalau ikut lomba kali pertama pas kelas 3 SD, itu langsung dapat juara,” cerita Ratih. Saat ini, dia mendapat amanah sebagai Duta Penari Jawa Timur.

Bagi perempuan kelahiran 9 Agustus 1995 ini, semua jenis tarian cukup memberinya kesan. Semangat untuk mempelajarinya pun cukup beragam. Tergantung tingkat kesulitan jenis tariannya. ”Karena setiap tari punya penjiwaan dan karakternya masing-masing,” jelasnya. Dia lantas mencontohkan jenis tarian remo dan beskalan.

Meski sama-sama dari Jawa Timur, tetapi karakter dari penari menunjukkan perbedaan. ”Kalau remo, penari dituntut untuk penjiwaan tegas. Sebaliknya, beskalan penjiwaannya lembut,” jelas perempuan yang tinggal di Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu, ini. Dari sekian jenis tarian, tari Ning Pasaruang karya Intrasminah menjadi yang cukup disukainya.

Alasannya tidak lain karena penjiwaan yang benar-benar dia rasakan. ”Tarian itu menggambarkan tentang Ning, panggilan khas untuk perempuan dari Kota Pasuruan,” paparnya. Selain itu, penjiwaannya yang dinamis dan lincah, tapi tetap anggun, sesuai dengan karakternya.

Pewarta               : Mochamad Sadheli
Copy Editor         : Amalia Safitri
Penyunting         : Bayu Mulya