Lima Kereta Mini Jemput-Antar Pemilih Pilkades

BULULAWANG – Panitia Pemilihan Umum Kepala Desa (Pilkades) Bakalan, Kecamatan Bululawang, mempunyai strategi menarik untuk menggaet hati para pemilih. Layanan prima pun diberikan. Mereka menjemput pemilih dari rumah ke rumah, lalu mengantarnya pulang kembali.

Layanan antar-jemput untuk 4.532 pemilih itu menggunakan lima kereta mini (kereta kelinci). Tidak hanya itu, aneka door prize juga disediakan. ”Kami hanya bisa melakukan semaksimal mungkin,” ujar Riwayadi, ketua panitia Pilkades Bakalan.

Dia mengaku, dirinya sempat tidak terpikir untuk menggunakan kereta mini. Awalnya, penjemputan hanya akan menggunakan kendaraan umum. Namun, jika hanya menggunakan kendaraan umum, tentu tidak akan menarik. Dengan begitu, dibuatlah seolah liburan kecil. Panitia pun mengusulkan untuk menggunakan kereta mini.

”Anak-anak pasti akan tertarik. Jadi, kalau orang tuanya malas memilih, mau tidak mau tetap berangkat karena ajakan anak,” kata dia sambil tertawa.

Terbukti, strategi itu berhasil. Dari 4.532 pemilih, hingga pukul 12.00, warga pemilik hak suara yang datang ke tempat pemungutan suara (TPS) telah mencapai 3.650 orang. Artinya, ini sudah lebih dari 75 persen pemilih. ”Kami juga memberikan hadiah yang diundi sesuai undangan coblosan,” ungkap dia. ”Itu pun menambah semangat para pemilih untuk hadir langsung,” tambahnya.



Riwayadi membeberkan, persaingan di wilayah ini memang tergolong sengit. Namun, semuanya berjalan dengan kondusif. Ada tiga calon kepala desa (kades) yang bersaing di Desa Bakalan, yakni M. Soleh, Ali Muzaki, dan Abdul Halim. ”Incumbent-nya nomor 3, Pak Abdul Halim,” kata dia.

Proses penghitungan dimulai pukul 14.30. Hasilnya langsung dilaporkan. Jika ada salah satu calon kades yang tidak terima kekalahan dan menggugat, pihaknya bakal berkonsultasi dengan panitia pelaksana tingkat kabupaten.

Pewarta: Aris Dwi
Penyunting: Neny Fitrin
Foto: Falahi Mubarok