Libas Lawan dengan Memepet

Cara Lucky Bagus Arinda, mahasiswa Teknik Mesin Universitas Merdeka (Unmer) Malang, dalam menghadapi lawan silat yang memiliki postur tubuh yang lebih tinggi patut dicontoh. Meski awalnya mengaku kesulitan, pada 21 Desember lalu, dia berhasil mengalahkan lawan yang lebih tinggi dengan menggunakan teknik memepet lawan.

Cara Lucky Bagus Arinda, mahasiswa Teknik Mesin Universitas Merdeka (Unmer) Malang, dalam menghadapi lawan silat yang memiliki postur tubuh yang lebih tinggi patut dicontoh. Meski awalnya mengaku kesulitan, pada 21 Desember lalu, dia berhasil mengalahkan lawan yang lebih tinggi dengan menggunakan teknik memepet lawan.

Lucky meraih juara 1 pencak silat kategori bebas dewasa di Kejuaraan Antar-Ranting PSHT (Persaudaraan Setia Hati Terate) se-Malang Raya yang diadakan di Universitas Negeri Malang (UM) pada 18–21 Desember lalu. Lucky mengaku sempat kesulitan karena postur tubuh lawan lawannya lebih tinggi darinya. Namun, dia menyiasatinya dengan terus memepet lawannya. Menurutnya, teknik tersebut bertujuan untuk membingungkan lawan.

”Kalau lawan lebih tinggi, sebaiknya lawan dipepet. Biasanya, kalau lawan lebih tinggi itu menggunakan teknik tendangan terus. Nah, kalau dipepet kan mereka jadi bingung,” terang mahasiswa semester 5 itu.

Lucky sendiri mengaku mengikuti PSHT ini pada 2015. ”Saya ikut PSHT karena persaudaraannya sangat kental,” terangnya.

Mei sebelumnya, pemuda 21 tahun ini pernah meraih juara 2 Pomda (Pekan Olahraga Mahasiswa Daerah) yang diadakan di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Untuk langkah ke depannya, Lucky menyatakan ingin mengikuti kejuaraan pencak silat lainnya.

Pewarta : nr4
Penyunting : Kholid Amrullah
Copy Editor : Arief Rohman
Foto : Lucky Bagus Arinda