Lewat Pameran di Matos, Difable Creative Community Ajak Masyarakat Bantu Korban Kekeringan

MALANG KOTA – Shopping with Charity menjadi tagline Malang Family Fair yang digelar di RF-Floor Malang Town Square, 14-20 Oktober ini.

Ya, lewat pameran kali ini, masyarakat punya kesempatan untuk membeli produk sekaligus berdonasi.

Salah satunya melalui Difable Creative Community (DC2). Komunitas beranggotakan 40 difabel itu membuka stan di arena Malang Family Fair.

Sesuai namanya, DC2 menawarkan sejumlah produk kreatif. Mulai dari gantungan kunci berbentuk miniatur permainan tradisional dakon, hingga hiasan meja berhias kaligrafi. Semua berbahan kayu jati Belanda.

Harganya mulai dari Rp 20 ribu, hingga Rp 500 ribuan.

Sekretaris DC2 Dwi Lindawati mengatakan, hasil penjualan produk kreatif itu nantinya akan digunakan untuk membantu masyarakat korban bencana kekeringan. “Jadi, jangan beli ini (produk) karena kasihan sama difabel. Tapi ini untuk korban kekeringan,” kata Lindawati.

Donasinya nanti akan disalurkan melalui Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Abidin Hanif, Partnership ACT mengatakan bahwa ada dua desa yang menjadi sasaran distribusi air bersih. Yakni Desa Argotirto dan Desa Ringinsari. Keduanya berada di Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang.

“Sekali pemberangkatan, kami drop 20 ribu liter air bersih untuk satu titik,” kata Abidin.

Hingga kini, sudah ada lima kali gelombang pengiriman air bersih. Bantuan air bersih, akan terus dilakukan sampai musim kemarau berakhir.

Pewarta, Foto, Editor: Indra M