Lewat ASTRA 10, PGSD Unikama Rayakan Pesta Seni dan Sastra Berbalut Budaya Lokal

 

MALANG – Mengapresiasi budaya lokal bisa dilakukan dengan berbagai cara. HMPS (Himpunan Mahasiswa Program Studi) PGSD (Pendidikan Guru Sekolah Dasar) Unikama (Universitas Kanjuruhan Malang) membuktikannya lewat acara bertajuk ASTRA 10, Selasa (10/12) dan Rabu (11/12).

ASTRA 10 yang merupakan kependekan dari Apresiasi Seni dan Sastra ini diadakan agar generasi muda mau mempertahankan budaya dan melestarikan budaya lokal.

“Jangan terlalu mengikuti arus budaya luar, tapi lebih mengikuti dan menengok budaya kita, karena kalau bukan kita siapa lagi,” ujar Ketua Pelaksana ASTRA 10, Rio Dandi Saputra, Selasa, (10/11).

Acara yang juga  dibuat untuk merayakan Dies Natalis Prodi PGSD ke 10 ini diikuti sekitar 8 grup mahasiswa dari perguruan tinggi seluruh Indonesia yang saling berkompetisi menampilkan tari tradisional.

Pesertanya, datang dari mahasiswa seluruh Indonesia. Program tahunan ini memang selalu menghadirkan lomba tingkat nasional. Bahkan, mahasiswa dari Surakarta juga hadir untuk tampilkan tarian mereka.

“Untuk kelas mahasiswa ada lomba microteaching dan tari tradisional. Sedangkan di tingkat SMA ada lomba akustik,” tutupnya.

Internal PGSD Unikama juga tak ketinggalan diberikan ruang untuk berkompetisi. Lewat lomba paduan suara, flash mob hingga kuis indonesia pintar.

ASTRA 10 juga menghadirkan sejumlah bintang tamu. Mulai dari Sabian Nanda, Nosedive, Klorofil hingga New Project.

Kaprodi PGSD Fakultas Ilmu Pendidikan Unikama, Dr Cicilia Ika Rahayu Nita, MPd menyebut mengapresiasi seni dan budaya ini merupakan wujud Prodi PGSD Unikama.

Acara di tingkat nasional ini diharap mampu mengenalkan jika Indonesia memang kaya akan budaya. Termasuk penguatan karakter terhadap generasi muda, tidak hanya siswa SMA, tapi juga mahasiswa.

Khususnya untuk anak SMA, bisa mengangkat nilai nilai berbasis kearifan lokal dan memperkenalkan ke mereka,” singkatnya

Selain itu, acara ini diharap Cicilia mampu jadi ajang silaturahmi antar Universitas. “Kebetulan kami memang ingin menjalin silaturahmi dengan Universitas seluruh Indonesia. Karena ini ada peserta dari Surakarta, Yogyakarta, Tulungagung, Jombang, Madura, Surabaya dan Malang sendiri juga ada,” tutupnya.

Pewarta: Elfran Vido
Foto: Elfran Vido

Editor : Indra M