Lepas Saham ke Publik, Trinitan Metals and Minerals Gaet Dana Rp 100 M

JawaPos.com – PT Trinitan Metals and Minerals Tbk (Perseroan) berhasil menggaet dana publik Rp 100 miliar menyusul langkah perseroan masuk ke pasar modal dengan melepas sebanyak 333,3 juta lembar sahamnya ke lantai bursa. Selain untuk modal kerja, seluruh perolahan dana publik ini akan digunakan untuk investasi pembelian peralatan smelter.

“Dari dari hasil IPO setelah dikurangi biaya-biaya emisi saham, sebesar 76,28 persen untuk belanja modal dan sisanya sebesar 23,72 persen untuk modal kerja perseroan,” ujar Prsdir PT Trinitan Metals and Minerals Tbk, Richard Tandiono usia pencatatan saham di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Rabu (9/10).

Menurutnya belanja modal akan digunakan untuk pembelian mesin dan peralatan seiring dengan pengembangan kegiatan usaha, serta penambahan area produksi di Gunung Putri, Kab. Bogor.

Perseroan juga mengadakan program Employee Stock Allocation (“ESA”) dengan mengalokasikan saham sebesar 955.000 lembar saham atau sebesar 0,29 persen dari jumlah Saham Yang Ditawarkan.



Secara bersamaan perseroan juga menerbitkan sebesar 333.333.500 Waran Seri I yang menyertai Saham Baru Perseroan dengan harga Pelaksanaan sebesar Rp 360,- per saham, sehingga Total Hasil Pelaksanaan Waran Seri I adalah sebesar Rp 120 miliar. Perseroan menunjuk PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia sebagai Penjamin Pelaksana Emisi dalam IPO ini.

PT Trinitan Metals and Minerals didirikan pada tahun 2009 yang merupakan perusahaan pengolah logam dan bahan mineral (smelter) yang berfokus pada penggunaan teknologi yang ramah lingkungan dengan produk akhir berupa Timbal (Pb) dan Antimoni (Sb).

Perseroan berkomitmen untuk berinovasi dan terus meningkatkan kinerja Perseroan dan mengembangkan proses-proses yang ramah lingkungan, efektif dan effisien serta produk-produk baru seperti Ekstraksi Perak (Ag), Nikel (Ni), Timah Putih (Sn) dan Bismuth (Bi).

Saat ini produk Perseroan digunakan oleh Pelanggan yang bergerak dibidang Industri Battery Manufacture 71,1 persen, industry pembuat Antimony Trioxide 11,9 persen, industri Metals Processing/ smelter 7,3 persen, industry Solder 4,7 persen, dan industri pertahanan 5,2 persen. Produk sudah dipasarkan sekitar 56 persen di pasar lokal dan 44 persen di ekspor ke beberapa negara seperti Malaysia, Thailand, Korea, Jepang, China, dan Fiji.

Kapasitas produksi perseroan mencapai 39.700 MT. Dalam waktu dekat Perseroan berencana meningkatkan kapastitas produksi untuk memenuhi demand dari pelanggan dalam dan luar negeri.

Editor : Mohamad Nur Asikin