Lembah Dilem Siapkan Transformasi

KEPANJEN Kesuksesan Ekowisata Boonpring di Kecamatan Turen tampaknya sukses meng-influence warga Desa Dilem, Kecamatan Kepanjen. Saat ini di sana juga dilakukan pengembangan di destinasi Lembah Dilem.

Kamis lalu (12/12), saat Pemkab Malang menggeber kegiatan Gerakan Membangun Desa (Gema Desa), Bupati Malang Drs H.M. Sanusi MM turut mendatangi lokasinya. ”Ini menjadi potensi di sini, adanya pengembangan tentu menjadi langkah yang tepat,” terang Sanusi saat memberikan sambutan.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Dilem Suyitno mengatakan bila pengembangan wilayah Lembah Dilem itu merupakan hasil inisiatif warga. ”Di desa ini sendiri ada 50 sumber mata air, untuk area Lembah Dilem ada dua sumber,” katanya.

Dia menjelaskan bila destinasi wisata di tempatnya itu punya nilai plus dibandingkan lokasi lain. ”Ini bukan sungai, ini memang lembah yang kebetulan memiliki sumber air, itulah yang membedakan kami dengan yang di Turen,” tambah Suyitno.

Selain sedang menyelesaikan pengerjaan paving, Suyitno mengatakan bila pihaknya bakal menambah kolam renang dewasa, sarana bermain anak, dan wisata kuliner di area Lembah Dilem.

”Kolam renang dewasa berstandar nasional, bebek-bebekan (sepeda air), dan kuliner ikan-ikanan seperti lele, mujair, bawal non pakan kimia sedang kami siapkan,” ungkap dia. Tercatat pembangunan ekowisata di sana menghabiskan dana kurang lebih Rp 200 juta.

Selain dari dana desa (DD), anggaran tersebut juga bersumber dari bantuan beberapa organisasi perangkat daerah (OPD). ”Salah satunya ada bantuan paving dari dinas perumahan, kawasan pemukiman dan cipta karya,” sebut Suyitno.

Di tempat yang sama, Camat Kepanjen Abai Saleh optimistis bila Wisata Lembah Dilem bisa setara dengan Boonpring Andeman. ”Sangat yakin karena saya rasa di sana masih alami sekali dan limpahan airnya luar biasa,” kata dia.

Pewarta : Biyan Mudzaky
Copy Editor : Dwi Lindawati
Penyunting : Bayu Mulya