Legislator ”Wajah Baru” Bakal Kuasai Parlemen

MALANG KOTA – Kondisi ini bisa menguntungkan ”politikus baru” yang bakal maju di Pemilihan Umum Legislatif (Pileg), April 2019 mendatang. Karena persaingan tiap daerah pemilihan (dapil) diperkirakan tak banyak calon anggota legislatif (caleg) incumbent.

Dari 535 bakal calon anggota legislatif (bacaleg) yang masuk daftar caleg sementara (DCS), hanya 17 yang incumbent. Sisanya, sebanyak 518 bacaleg yang ”berwajah baru”. Dengan demikian, diperkirakan anggota DPRD Kota Malang pada periode 2019–2024 tersebut bakal dipenuhi wajah baru.

Sesuai data Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang, 17 bacaleg incumbent itu didominasi dari PKS, sebanyak tiga orang. Mereka adalah Sugiarto, Choirul Amri, dan Bambang Triyoso. PDIP, PKB, Gerindra, Golkar, dan Hanura, masing-masing menerjunkan dua incumbent. Untuk PKB, ada Abdurrochman dan Mulyanto, Gerindra punya Suparno dan Een Ambarsari, PDIP menyiapkan Erni Farida dan Hadi Susanto,  Golkar ada Choeroel Anwar dan Ribut Hariyanto, Afdal Fauza, dan Imam Ghozali. Sementara PAN, PPP, Demokrat, dan Nasdem masing-masing mempunyai satu caleg incumbent. Mereka adalah M Fadli (Nasdem), Asia Iriani (PPP), Harun Prasojo (PAN), dan Indra Cahyono (Demokrat).

Minimnya bacaleg incumbent itu dampak ”tsunami” politik. Dari 45 anggota DPRD Kota Malang, sebanyak 26 legislator terjerat kasus dugaan suap pembahasan APBD-P 2015 senilai total Rp 700 juta. Lantaran, saat ini mereka menjalani proses hukum, berhalangan mencalonkan diri sebagai caleg di Pileg 2019 mendatang.

Mengacu perolehan suara di Pileg 2014 lalu, PDIP menguasai 11 kursi, PKB 6 kursi, Golkar 5 kursi, Gerindra 5 kursi, Demokrat 4 kursi, PAN 3 kursi, PPP 3 kursi, PKS 3 kursi, Hanura 3 kursi, dan Nasdem 1 kursi.

Sementara itu, anggota KPU Kota Malang Divisi Sosialisasi dan Partisipasi Masyarakat (Parmas), Ashari Husen, membenarkan jumlah bacaleg incumbent di Pileg 2019 mendatang berjumlah 17 orang. Jumlah tersebut menyebar rata di semua parpol yang punya kursi di parlemen pada Pileg 2014 lalu. ”Yang masuk di data kami segitu (17 orang) incumbent,” kata mantan dosen IKIP Budi Utomo ini.

Sedangkan Ketua KPU Kota Malang Zaenudin menyampaikan, sebanyak 535 DCS bakal ditetapkan sebagai daftar caleg tetap (DCT) pada 20 September mendatang. Sehingga, masih ada sekitar satu bulan untuk penetapan tersebut. ”Penetapan DCT akan kami lakukan 20 September,” ungkapnya.

Terpisah, dosen Sosiologi Politik FISIP Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Dr Wahyudi Winarjo MSi menyampaikan, kondisi tersebut relatif menguntungkan bacaleg baru. Karena peluang untuk bisa mendapatkan hati masyarakat lebih terbuka dan tidak ada dominasi dari ”senior” atau bacaleg incumbent. ”Kondisi itu sangat membuka peluang yang baru untuk bisa tampil di pileg nanti,” terang dia. (im/c1/dan)