Ledakan Gedung Animasi di Jepang Makan Lusinan Korban Jiwa

MALANG – Dilansir melalui The Verge, sebuah ledakan di sebuah gedung di Kyoto Animation menyebabkan bebeerapa orang terbunuh akibat serangan yang menghancurkan di salah satu studio anime paling terkenal di Jepang. NHK melaporkan bahwa sekitar 33 orang dipastikan tewas dan banyak korban lainnya terluka.

Sebuah ledakan terdengar di sekitar studio sekitar pukul 10.30 waktu setempat. Polisi menanyai seorang pria berusia 40-an yang terlihat menyebarkan dan menyalakan cairan seperti bensin di gedung Studio 1, dimana tempat tersebut adalah tempat produksi utama Kyoto Animation berlangsung. The Mainichi Shinbun koran melaporkan bahwa pria tersebut yang mulai menyalakan api
Kyoto Animation secara umum dikenal sebagai KyoAni yang didirikan oleh Yoko dan Hidekai Hatta pada tahun 1981 di kota prefektur Uji, tepat di luar kota Kyoto sendiri.

Produksi mereka semakin terkenal karena seri seperti K-On! dan The Melancholy of Haruhi Suzumiya, dan merilis fitur tersendiri, A Silent Voice pada tahun 2016 untuk mendapat sambutan Netflix untuk mengambil hak streaming untuk seri Violet Evergarden KyoAni dan membuatnya tersedia di seluruh dunia pada tahun lalu.

Perkembangan reputasi KyoAni termasuk animasi berkualitas tinggi dengan gaya visual khas mereka, dan dianggap sebagai salah satu tempat yang lebih ramah limgkungan untuk bekerja di industri anime Jepang yang pada umumnya terkenal dengan kerja yang memiliki tekanan tinggi. Tidak seperti kebanyakan studio lain, KyoAni mempekerjakan animator sebagai karyawan bergaji yang tidak dibayar per frame.

“Selama studio memungkinkan operasi dasar yang berbeda dari industry animasi Jepang lainnya, ia memiliki peluang tersendiri untuk menghasilkan fitur khas yang berkesan, dan mampu di perankan olejh khalayak international, “ tulis The Verge’s



Penerjemah : Angelia Wijaya
Foto : Istimewa