Lebaran, Rata-rata Orang Berbelanja di Mal Capai Rp 1,2 Juta

Lebaran, Rata-rata Orang Berbelanja di Mal Capai Rp 1,2 Juta

JawaPos.com – Badai ekonomi yang menimpa Kalimantan Timur (Kaltim) tiga tahun lalu membuat geliat usaha berjalan lambat. Masyarakat hanya menghabiskan sedikit rupiah di pusat perbelanjaan atau mal.

Namun, gairah ekonomi di Bumi Etam mulai menggeliat di 2018 ini. Daya beli masyarakat diklaim membaik.

Spending money atau pengeluaran masyarakat di mal meningkat. Sehingga banyak tenant yang berhasil mendongkrak pendapatan.

Ilustrasi Tunjangan Hari Raya (THR) berkontribusi dalam peningkatan daya beli masyarakat jelang Lebaran. (Issak Ramadhani/JawaPos.com)

General Manager Plaza Balikpapan Aries Andrianto mengatakan, Ramadan dan Lebaran tahun ini semua tenant yang ada di Plaza Balikpapan berhasil mencapai target penjualan.



“Rata-rata mereka berhasil mencetak pertumbuhan 25 persen dibanding tahun lalu. Anchor tenant Plaza Balikpapan, Matahari Departement Store juga mampu merealisasikan target pendapatan dengan baik,” tuturnya dikutip dari Kaltim Post (Jawa Pos Grup), Kamis (21/6).

Ia menjelaskan, hal itu menandakan daya beli di Kota Minyak mulai membaik. Permintaan konsumen sangat besar. Midnight sale pun selalu diserbu masyarakat.

“Dari spending money masyarakat juga meningkat. Tahun lalu rata-rata per orangnya Rp 500 ribu. Sekarang bisa Rp 700-800 ribu per orang. Bahkan saat H-2 Lebaran, satu orang rata-rata Rp 1,2 juta belanja di Plaza Balikpapan, Itu di luar tenant kuliner,” terangnya, di mal tersebut terdapat 52 tenant.

Kepadatan pengunjung pun meningkat signifikan. Pada hari-hari biasa, kungungan bisa mencapai 45 ribu orang.

Kemudian pada akhir pekan bisa mencapai 80 ribu orang per hari. Masyarakat yang datang bukan hanya dari Balikpapan, tetapi juga dari Samarinda, Bontang, Penajam Paser Utara, Paser dan daerah lain.

Terpisah, Promotion e-Walk dan Pentacity Tengku Fadjrina mengatakan, sejak awal Ramadan hingga Lebaran penjualan tenant naik perlahan. Pada peride tersebut, lanjutnya, kunjungan meningkat dua kali lipat dari hari biasa saat akhir pekan.

“Apalagi saat acara Late Night Shopping yang digelar 1 dan 2 Juni, juga 8 dan 9 Juni lalu. Saat itu, mal beroperasi hingga pukul 00.00 Wita. Kami belum mencatat pasti, namun pendapatan seluruh tenant dapat menembus target di momen Ramadan dan Lebaran kali ini,” pungkasnya.

(jpg/est/JPC)