Lebaran, BUMDes Wisata Panen Raya

KEPANJEN – Pemerintah desa yang memiliki usaha di sektor wisata selama libur Lebaran panen raya. Pendapatan dari tiket masuk wisata naik berlipat-lipat. Salah satunya unit Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kertoraharjo, Desa Sanankerto, Kecamatan Turen. BUMDes yang memiliki usaha wisata Boon Pring Andeman ini selama libur panjang Lebaran dikunjungi rata-rata per hari 3.000 wisatawan. Jika diasumsikan libur selama lima hari saja, maka ada 15 ribu pengunjung di wisata air tersebut.

Direktur BUMDes Kertoraharjo Drs H. Samsul Arifin MSi menjelaskan, pendapatan dari Boon Pring jauh meningkat dibanding tahun lalu. ”Pengunjung pada Minggu (9/6) saja hampir mencapai 5.000 orang,” terang Samsul kemarin.

Sementara pendapatan yang dihasilkan per hari saat mencapai kurang lebih Rp 40 juta–Rp 50 juta. ”Wisatawan yang datang ke sini pun beragam, beberapa hari ini saya pantau mayoritas yang datang justru wisatawan dari luar Malang. Itu berdasarkan pelat nomor kendaraannya,” ungkapnya.

Dia memprediksi, peningkatan jumlah pengunjung tersebut karena memang Ekowisata Boon Pring Andeman semakin dikenal berbagai masyarakat luas. Tidak saja masyarakat Jawa Timur, tapi sampai se-Indonesia.

Selain Ekowisata Boon Pring Andeman, pengakuan serupa juga diungkapkan Direktur BUMDes Amanah, Desa Karangsuko, Kecamatan Pagelaran Dwi Edi Putra. Dia menyebut, pengunjung di wisata Sumber Maron rata-rata per hari 2.000 wisatawan. Pendapatan dari tiket masuk rata-rata Rp 6 juta per hari. ”Padahal, kalau hari biasa, pengunjung yang datang hanya mencapai kurang lebih 500 orang,” terangnya.



Berbeda dengan Ekowisata Boon Pring Andeman, pengunjung Sumber Maron, lanjut Dwi, masih didominasi wisatawan lokal Malang. ”Kebanyakan pengunjung dari wilayah Malang Raya,” terang dia.

Pewarta : Imron Haqiqi
Copy Editor : Dwi Lindawati
Penyunting : Abdul Muntholib
Fotografer : Imron Haqiqi