LDII Minta BPJS Kesehatan Gandeng Bank Syariah | JawaPos.com

LDII Minta BPJS Kesehatan Gandeng Bank Syariah | JawaPos.com

JawaPos.com – Rapat kerja nasional (Rakernas) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) diagendakan akan digelar pada Oktober mendatang. Salah satu isu yang bakal dibahas adalah sektor kesehatan. Salah satu isu yang menjadi perhatian LDII yakni layanan asuransi kesehatan oleh BPJS Kesehatan.

Ketua DPP LDII Criswanto Santoso menuturkan, sudah lama menyerukan supaya BPJS Kesehatan menggandeng bank syariah sebagai tempat penyimpanan dana kelola. Dia mengatakan selama ini BPJS Kesehatan masih menggandeng tiga bank dan seluruhnya konvensional.

“Yakni BRI, BNI, dan Bank Mandiri,” tutur Edi kantor DPP LDII Jakarta Kamis siang (23/8).

Dia mengatakan, pemilihan bank syariah untuk menampung dana kelola, bisa mengakomodasi kelompok masyarakat yang berharap adanya unsur syariah dalam BPJS kesehatan.



Criswanto menjelaskan, adanya kerja sama dengan bank syariah, bisa sekaligus meningkatkan kepesertaan BPJS Kesehatan. Sebagaimana diketahui saat ini BPJS Kesehatan masih mengejar sekitar 60 juta kepesertaan baru.

Menurut dia keberadaan layanan asuransi kesehatan oleh BPJS Kesehatan sudah tidak bisa diragukan kembali. “Ada unsur kedaruratan. Jika kita sakit, biaya kesehatan semakin mahal, BPJS Kesehatan sangat membantu,” jelasnya.

Selain itu BPJS Kesehatan juga menjalankan prinsip tolong menolong. Dimana prinsip ini juga sesuai dengan ajaran Islam. Dia menuturkan peserta yang sehat tetap membayar iuran. Tujuannya untuk membantu biaya pengobatan peserta lain yang sedang sakit.

Menurut Criswanto, permintaan supaya BPJS Kesehatan menempatkan sebagian dananya di bank syariah, diharapkan bisa dieksekusi. Apalagi usulan tersebut sudah mendapatkan dukungan dari Mejelis Ulama Indonesia (MUI). Menurutnya upaya menggandeng bank syariah tidak sulit, karena tiga bank yang sudah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan saat ini memiliki unit syariah.

(wan/JPC)