Lawan Sleman, Bakal Perketat Pengamanan

MALANG KOTA – Tidak hanya saat melawan tim rival seperti Persib Bandung dan Persebaya Surabaya yang menjadi perhatian khusus panitia pelaksana (panpel) pertandingan Arema FC.

Namun, juga saat menjamu PS Sleman di Stadion Kanjuruhan besok (24/9). Di pertandingan pekan ke-20 Liga 1 tersebut, bakal mendapatkan pengamanan seperti saat Arema FC menjamu para rival.

Ketua Panpel Pertandingan Arema FC Abdul Haris menyatakan, pertandingan melawan PS Sleman memang mendapatkan perhatian khusus. Hal tersebut, tidak lepas dari pertemuan kedua tim di putaran pertama.

”Karena saat main di Sleman ada kejadian yang tidak mengenakkan bagi Aremania,” kata Haris. Sehingga, jangan sampai hal serupa terjadi saat pertandingan di Malang.

”Kami antisipasi, minimal mengeliminir jangan sampai terjadi hal yang merugikan klub dan suporter,” kata Haris. Sebab, lanjut dia, saat ini Arema menjadi tim yang cukup besar mendapatkan sanksi.



Di putaran pertama saja, manajemen tim berlambang Singa mengepal itu harus membayar denda lebih dari Rp 550 juta. ”Jangan sampai, ada sanksi lagi. Apalagi sampai tindakan yang berujung pada pertandingan tanpa penonton,” kata dia.

Soal suporter tim tamu apakah mendapatkan jatah tiket? ”Kalau merujuk regulasi kuota untuk suporter tim tamu 5 persen,” kata pria yang juga sekretaris Dispora Kabupaten Malang itu.

Jika kuota Stadion Kanjuruhan 45 ribu, artinya untuk suporter tim tamu sebanyak 2.250 penonton. Namun, keputusan apakah suporter tamu boleh datang atau tidak, masih menunggu keputusan petugas keamanan.

Haris masih akan berkoordinasi lagi dengan pihak keamanan dan manajemen Arema kembali. ”Karena mereka (petugas keamanan) yang memberikan izin keramaian, bagaimana hasil penyelidikan dari intelijen apakah memungkinkan (suporter tim tamu datang) atau tidak,” pungkas Haris.

Copy Editor : Amalia Safitri
Penyunting : Aris Dwi Kuncoro